kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.077   77,00   0,43%
  • IDX 5.840   -101,28   -1,70%
  • KOMPAS100 772   -13,86   -1,76%
  • LQ45 581   -8,07   -1,37%
  • ISSI 203   -2,64   -1,28%
  • IDX30 329   -5,24   -1,57%
  • IDXHIDIV20 407   -5,51   -1,34%
  • IDX80 87   -1,44   -1,63%
  • IDXV30 111   -2,14   -1,88%
  • IDXQ30 106   -1,74   -1,61%

Di Iran, setiap dua menit ada satu orang meninggal karena Covid-19


Selasa, 10 Agustus 2021 / 12:01 WIB
ILUSTRASI. Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei menerima dosis pertama vaksin Covid-19 bertajuk COVIran Barakat, yang dikembangkan oleh konglomerat yang berafiliasi dengan negara, di Tehran, Iran, Jumat (25/6/2021).


Sumber: Reuters | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Bukan cuma itu, Iran juga menyalahkan sanksi AS karena menghambat pembelian dan pengiriman vaksin dari negara lain.

AS menyangkalnya karena makanan, obat-obatan, dan bantuan kemanusiaan lainnya dibebaskan dari sanksi AS yang diterapkan kembali pada 2018, setalah Amerika Serikat keluar dari kesepakatan nuklir tahun 2015.

Presiden baru Iran Ebrahim Raisi pada Minggu (8/8) menerima dosis pertama vaksin Covid-19 buatan dalam negeri bernama COVIran Barakat di depan umum. 

Saat ini, Iran juga berpartisipasi dalam skema COVAX, yang dijalankan oleh aliansi GAVI dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yang bertujuan untuk mengamankan akses yang adil bagi negara-negara miskin.

Selanjutnya: Facebook menghapus ratusan akun peretas Iran yang memata-matai personel militer AS




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×