kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.911   11,00   0,06%
  • IDX 6.334   -5,54   -0,09%
  • KOMPAS100 835   -3,80   -0,45%
  • LQ45 633   -4,09   -0,64%
  • ISSI 218   -0,18   -0,08%
  • IDX30 356   -2,06   -0,58%
  • IDXHIDIV20 441   -2,49   -0,56%
  • IDX80 95   -0,52   -0,54%
  • IDXV30 119   0,04   0,03%
  • IDXQ30 114   -0,74   -0,65%

Di Iran, setiap dua menit ada satu orang meninggal karena Covid-19


Selasa, 10 Agustus 2021 / 12:01 WIB
ILUSTRASI. Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei menerima dosis pertama vaksin Covid-19 bertajuk COVIran Barakat, yang dikembangkan oleh konglomerat yang berafiliasi dengan negara, di Tehran, Iran, Jumat (25/6/2021).


Sumber: Reuters | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Bukan cuma itu, Iran juga menyalahkan sanksi AS karena menghambat pembelian dan pengiriman vaksin dari negara lain.

AS menyangkalnya karena makanan, obat-obatan, dan bantuan kemanusiaan lainnya dibebaskan dari sanksi AS yang diterapkan kembali pada 2018, setalah Amerika Serikat keluar dari kesepakatan nuklir tahun 2015.

Presiden baru Iran Ebrahim Raisi pada Minggu (8/8) menerima dosis pertama vaksin Covid-19 buatan dalam negeri bernama COVIran Barakat di depan umum. 

Saat ini, Iran juga berpartisipasi dalam skema COVAX, yang dijalankan oleh aliansi GAVI dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yang bertujuan untuk mengamankan akses yang adil bagi negara-negara miskin.

Selanjutnya: Facebook menghapus ratusan akun peretas Iran yang memata-matai personel militer AS




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×