CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.566   37,00   0,21%
  • IDX 6.589   -88,86   -1,33%
  • KOMPAS100 866   -10,49   -1,20%
  • LQ45 656   -8,27   -1,25%
  • ISSI 230   -3,63   -1,55%
  • IDX30 365   -4,62   -1,25%
  • IDXHIDIV20 452   -4,51   -0,99%
  • IDX80 99   -1,12   -1,12%
  • IDXV30 126   -0,86   -0,68%
  • IDXQ30 117   -1,27   -1,08%

Di Laut China Selatan, pesawat tempur China hujani ribuan amunisi ke target latihan


Selasa, 25 Mei 2021 / 14:55 WIB
ILUSTRASI. Pembom H-6 milik China.


Sumber: Global Times | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - BEIJING. Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) menyatakan pada Senin (24/5), baru-baru ini menggelar latihan tembakan langsung di Laut China Selatan.

Dalam latihan tersebut, pesawat-pesawat tempur China menghujani ribuan amunisi ke sasaran maritim, ketika para pilot meningkatkan kemampuan serangan laut dan presisi mereka.

Mengutip Global Times, pengumuman itu datang hanya beberapa hari setelah sebuah kapal perang AS masuk tanpa izin ke perairan teritorial China di Laut China Selatan.

Pembom tempur JH-7 bergabung dalam latihan tembakan langsung dengan target maritim di Laut China Selatan, dengan fokus pada serangan presisi dan saturasi, China Central Televisi (CCTV) melaporkan.

Baca Juga: Kapal perusak AS di Laut China Selatan, China kirim kapal perang dan pesawat tempur

Puluhan pesawat tempur berpartisipasi dalam latihan tersebut, saat mereka menembus garis pertahanan dengan meluncur di laut pada ketinggian rendah, menembakkan roket dan peluru meriam juga menjatuhkan bom udara ke target.

CCTV menyebutkan, ribuan amunisi menghujani sasaran di Laut China Selatan. "Latihan tersebut meningkatkan keterampilan pilot dalam serangan laut dan presisi," sebut CCTV, seperti dilansir Global Times.

Pada Kamis pekan lalu, kapal perusak berpeluru kendali AS USS Curtis Wilbur secara ilegal masuk tanpa izin ke perairan teritorial China di Kepulauan Xisha atau Paracel di Laut China Selatan.

Komando Teater Selatan PLA ketika itu mengirim kapal perang dan pesawat tempur untuk memantau dan memperingatkan USS Curtis Wilbur untuk menjauh.

Selanjutnya: Makin panas, China sebut kapal perang AS secara ilegal memasuki Laut China Selatan




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×