kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.893.000   30.000   1,05%
  • USD/IDR 17.157   13,00   0,08%
  • IDX 7.624   -52,36   -0,68%
  • KOMPAS100 1.056   -6,56   -0,62%
  • LQ45 760   -4,37   -0,57%
  • ISSI 277   0,16   0,06%
  • IDX30 404   -2,51   -0,62%
  • IDXHIDIV20 489   -2,28   -0,46%
  • IDX80 118   -0,60   -0,51%
  • IDXV30 138   1,46   1,07%
  • IDXQ30 129   -0,80   -0,62%

Di tengah isu kesehatan, apa yang terjadi jika Shinzo Abe mengundurkan diri?


Rabu, 26 Agustus 2020 / 10:14 WIB
ILUSTRASI. Kondisi kesehatan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe menjadi sorotan setelah dalam sepekan terakhir telah dua kali melakukan pemeriksaan kesehatan di rumah sakit kota Tokyo.


Sumber: Reuters | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Jika Abe pada akhirnya mengumumkan untuk mundur dari jabatannya, maka Partai Demokrat Liberal (LDP) akan segera melakukan pemilihan untuk menentukan pengganti Abe sebagai ketua partai.

Setelah itu pemungutan suara untuk memilih perdana menteri baru akan langsung dilakukan di parlemen.

Pemenang pemilihan dari partai tersebut kemudian akan memegang jabatan sebagai perdana menteri Jepang hingga akhir masa jabatan Abe pada September 2021.

Biasanya partai akan mengumumkan pemilihan pemimpin baru sebulan sebelum pemilihan dilaksanakan. Seluruh anggota parlemen hingga para anggota partai di akar rumput akan memberikan suaranya.

Walaupun begitu, dalam kasus pengunduran diri yang mendadak, pemungutan suara berskala besar harus dilakukan secepat mungkin. Pihak yang berhak memberikan suara pun dipersempit hanya sebatas anggota parlemen dan perwakilan dari partai lokal saja.

Baca Juga: Media Jepang sebut Shinzo Abe ke rumah sakit untuk mendapat perawatan penyakit kronis




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×