kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.911   11,00   0,06%
  • IDX 6.334   -5,54   -0,09%
  • KOMPAS100 835   -3,80   -0,45%
  • LQ45 633   -4,09   -0,64%
  • ISSI 218   -0,18   -0,08%
  • IDX30 356   -2,06   -0,58%
  • IDXHIDIV20 441   -2,49   -0,56%
  • IDX80 95   -0,52   -0,54%
  • IDXV30 119   0,04   0,03%
  • IDXQ30 114   -0,74   -0,65%

Dianggap mengancam kesehatan, McDonald's diminta hentikan promosi ke anak-anak


Rabu, 18 Mei 2011 / 14:33 WIB
ILUSTRASI. Simak promo Richeese Factory per 6 Agustus 2020. Jangan dilewatkan!. Dok: Richeese Factory.


Sumber: Reuters | Editor: Rizki Caturini

NEW YORK. Ratusan organisasi kesehatan dan para profesional yang tergabung dalam American Academy of Child and Adolescent Psychiatry menandatangani surat yang ditujukan kepada McDonald's Corp, perusahaan makanan cepat saji ini untuk menghentikan promosi makanan produksinya kepada anak-anak.

Seperti diketahui, selama ini McDonald's merangkul pasar di kalangan anak-anak dengan menawarkan program Happy Meals dan karakter badut Ronald McDonalds untuk memasarkan produk makanan cepat sajinya.

Surat permintaan yang diorganisir oleh kelompok pengawas Akuntabilitas Perusahaan Internasional ini kan diiklankan satu halaman penuh di enam surat kabar. Enam surat kabar itu beredar di Boston, Chicago, New York, San Francisco, Minneapolis dan Baltimore.

Isi surat itu meminta agar McDonald's menghentikan promosi makanan yang mengandung lemak, garam, kalori serta gula yang tinggi sehingga dapat membahayakan kesehatan anak-anak. Hingga kini, pihak McDonald's belum ada yang bersedia berkomentar mengenai masalah ini.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×