Sumber: Reuters | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - HONG KONG. Schroder mulai merampingkan sejumlah bisnis di Asia. Jika sebelumnya, Schroder keluar dari pasar Indonesia, perusahaan manajer investasi asal Inggris ini akan keluar dari unit fund yang sepenuhnya dimilikinya di China.
Schroder disebut telah mencapai kesepakatan untuk mengalihkan produk investasinya ke Neuberger Berman.
Informasi ini disampaikan oleh tiga sumber yang mengetahui proses tersebut kepada Reuters. Langkah ini disebut sebagai bagian dari strategi Schroders untuk merampingkan bisnisnya dan fokus keluar dari operasi yang lebih kecil.
Baca Juga: Uni Emirat Arab Bangun Pipa Minyak Baru, Ekspor Bisa Tanpa Lewat Selat Hormuz
Unit yang terdampak adalah Schroders Fund Management (China) yang berbasis di Shanghai dan baru diluncurkan pada 2023. Dalam kesepakatan tersebut, Neuberger Berman disebut akan mengambil alih produk-produk dana yang dikelola unit tersebut.
Namun, nilai finansial dari transaksi ini belum diungkap ke publik.
Baik Schroders maupun Neuberger Berman menolak memberikan komentar terkait laporan tersebut, sementara sumber-sumber yang diwawancarai juga memilih untuk tidak disebutkan namanya karena tidak berwenang berbicara kepada media.
Langkah ini muncul sekitar satu bulan setelah pemegang saham Schroders menyetujui penjualan senilai £ 9,9 miliar atau sekitar US$ 13,2 miliar dari salah satu unit fund house bersejarah di London kepada rival asal AS, Nuveen. Kesepakatan itu akan menciptakan salah satu manajer aset aktif terbesar di dunia.
Pergerakan ini memperlihatkan tren konsolidasi di industri manajemen aset global, di mana perusahaan besar cenderung memangkas operasi kecil dan berfokus pada bisnis inti serta pasar yang lebih menguntungkan.













