kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   50.000   1,72%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Dianggap pro-China, Taiwan tolak perpanjang izin saluran televisi berita CTi


Rabu, 18 November 2020 / 17:27 WIB
Dianggap pro-China, Taiwan tolak perpanjang izin saluran televisi berita CTi
ILUSTRASI. Warga mengibarkan bendera Taiwan selama perayaan Hari Nasional di Taipei, Taiwan, 10 Oktober 2018.


Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

“Pemerintah Tsai telah menutup CTi. Kebebasan pers sudah mati!" tulis CTi di halaman Facebook-nya sebagai tanggapan, merujuk pada Presiden Tsai Ing-wen.

CTi bersumpah untuk melawan keputusan tersebut di pengadilan tapi membantah mendukung China. Mereka mengatakan, Pemerintah Taiwan berusaha untuk membungkam mereka yang tidak mendukung kebijakannya.

Keluarga Tsai Eng-meng memiliki dua stasiun televisi dan beberapa surat kabar serta jaringan televisi kabel di Taiwan.

Kuomintang, partai oposisi utama Taiwan, menyatakan, pihaknya menentang keputusan tersebut karena dapat memiliki "efek mengerikan, sangat memengaruhi kebebasan pers".

Selanjutnya: Tak diundang dalam pertemuan WHO, Taiwan: China menghambat kami




TERBARU

[X]
×