kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.652.000   21.000   0,80%
  • USD/IDR 16.889   19,00   0,11%
  • IDX 8.948   63,58   0,72%
  • KOMPAS100 1.240   13,93   1,14%
  • LQ45 879   12,32   1,42%
  • ISSI 327   2,65   0,82%
  • IDX30 449   8,13   1,84%
  • IDXHIDIV20 531   10,57   2,03%
  • IDX80 138   1,59   1,17%
  • IDXV30 147   2,50   1,73%
  • IDXQ30 144   2,26   1,60%

Diare, Sakit Perut, dan Tak Nafsu Makan Merupakan Gejala Omicron?


Selasa, 08 Februari 2022 / 04:00 WIB
Diare, Sakit Perut, dan Tak Nafsu Makan Merupakan Gejala Omicron?


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Sekarang kita tahu bahwa mencuci tangan tidak selalu relevan untuk menghindari COVID-19.

Namun, melakukan cuci tangan setelah menggunakan kamar mandi atau berada di lingkungan umum atau kotor lainnya akan membantu mengurangi risiko terkena penyakit perut.

Demikian pula, praktik kebersihan makanan yang baik seperti mencuci tangan sebelum memasak dan makan atau setelah menangani daging mentah dan memastikan bahwa makanan dimasak dengan benar akan membantu melindungi dari keracunan makanan.

Kita juga tahu bahwa ada hubungan kuat antara kesehatan dan mikroba yang hidup di usus Anda (dikenal sebagai mikrobioma usus). Mengubah pola makan Anda dapat memengaruhi kisaran mikroba di usus, dan penelitian menunjukkan bahwa makan makanan kaya nabati yang beragam dikaitkan dengan mikrobioma yang lebih sehat dan lebih beragam juga.




TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×