kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.904.000   -43.000   -1,46%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Dipimpin AS, aliansi 7 negara luncurkan proyek penelitian wilayah kutub


Senin, 12 April 2021 / 14:28 WIB
Dipimpin AS, aliansi 7 negara luncurkan proyek penelitian wilayah kutub
ILUSTRASI. Kapal Arctic Sunrise milik Greenpeace berada dekat es mengapung di Samudera Arktik, Senin (14/9/2020).


Sumber: C4ISRNET | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

"ICE-PPR cukup unik jika dibandingkan dengan NATO. Kelompok ini mengerjakan banyak proyek bukan hanya sekadar berbagi informasi," ungkap Woods, seperti dikutip C4ISRNET.

ICE-PPR datang dari keresahan anggotanya tentang masalah lingkungan yang cukup mempengaruhi wilayah kutub, baik di utara maupun selatan. 

Dengan kenaikan suhu, perubahan iklim, hingga mencairnya es laut di Arktik, Angkatan Laut AS menginginkan pemahaman yang lebih baik tentang kondisi Arktik.

Tujuan strategis nampaknya tetap menjadi salah satu fokus aliansi ini mengingat kawasan kutub yang tidak menentu bisa menyulitkan manuver angkatan militer mereka di kawasan tersebut. 

Indikasi persaingan di wilayah tersebut juga cukup kental, mengingat Rusia dan China cukup sering beraktivitas di kawasan tersebut. Bisa lebih cepat mendalami masalah di kawasan kutub jelas bisa menjadi keuntungan bagi AS dan sekutunya dalam proyek ini.

Selanjutnya: Jepang-AS: Kepulauan Senkaku berada di dalam pengawasan kami




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×