kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.147   50,00   0,28%
  • IDX 5.373   -66,16   -1,22%
  • KOMPAS100 696   -6,74   -0,96%
  • LQ45 542   -4,89   -0,89%
  • ISSI 183   -3,13   -1,68%
  • IDX30 304   -2,05   -0,67%
  • IDXHIDIV20 401   -1,94   -0,48%
  • IDX80 80   -0,68   -0,84%
  • IDXV30 111   -0,79   -0,70%
  • IDXQ30 101   -0,36   -0,35%

Dirusak Trump, Biden ingin revitalisasi komitmen terhadap NATO


Senin, 15 Februari 2021 / 15:22 WIB
ILUSTRASI. Bendera NATO dan AS berkibar di pintu masuk markas NATO selama pertemuan menteri luar negeri NATO di Brussels, Belgia, 31 Maret 2017.


Sumber: Channel News Asia | Editor: S.S. Kurniawan

"Seperti yang (Austin) katakan dalam setiap percakapan yang dia lakukan dengan rekan-rekannya, terutama rekan-rekan NATO-nya: tidak ada keputusan yang kami buat yang akan dilakukan tanpa konsultasi dan diskusi yang tepat dengan mereka," ungkap Kirby.

Di bawah kesepakatan yang ditandatangani tahun lalu oleh Washington dan Taliban, AS menyetujui pasukannya dan semua pasukan asing akan keluar dari Afghanistan pada Mei 2021.

Sebagai gantinya, Taliban menyetujui serangkaian jaminan keamanan dan memulai pembicaraan damai dengan Pemerintah Afghanistan. Tapi, kekerasan di negara itu telah meningkat dalam beberapa bulan terakhir.

Di hari-hari terakhirnya menjabat, Trump secara sepihak mengurangi pasukan AS di Afghanistan menjadi hanya 2.500, terendah sejak dimulainya perang pada 2001. Bahkan, penarikan itu ketika kekerasan Taliban terus berlanjut.

Sebuah studi yang diamanatkan oleh Kongres AS telah menyerukan penundaan penarikan pasukan, memperingatkan langkah itu akan secara efektif memberi Taliban kemenangan.

Selanjutnya: Korea Selatan dan AS bakal gelar latihan militer skala besar, respons Korea Utara?




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×