kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.850.000   -50.000   -1,72%
  • USD/IDR 17.110   58,00   0,34%
  • IDX 7.308   28,38   0,39%
  • KOMPAS100 1.009   3,07   0,31%
  • LQ45 734   0,28   0,04%
  • ISSI 264   3,48   1,33%
  • IDX30 393   -5,78   -1,45%
  • IDXHIDIV20 480   -6,76   -1,39%
  • IDX80 114   0,27   0,24%
  • IDXV30 133   -1,18   -0,87%
  • IDXQ30 127   -1,85   -1,43%

Ditopang Penjualan Obat, Kinerja Johnson & Johnson Melambung Kuartal II 2024


Rabu, 17 Juli 2024 / 20:18 WIB
ILUSTRASI. Johnson & Johnson sekali lagi mengukuhkan posisinya sebagai pemimpin di garis terdepan dalam industri kesehatan global tahun 2021 ini, melalui komitmennya untuk mengerahkan seluruh sumber daya dan pikiran dalam upaya mengatasi krisis global akibat pandemi.


Sumber: Reuters | Editor: Putri Werdiningsih

KONTAN.CO.ID -  Pendapatan Johnson & Johnson (JNJ) pada kuartal II 2024 melambung mengalahkan perkiraan sejumlah analis. Lini bisnis obat-obatan berhasil mencatatkan penjualan yang kuat dari obat kanker Darzaler dan obat prosiasi blockbuster Stelara.

Semula diperkirakan pendapatan hanya akan mencapai US% 23,3 miliar, tetapi realisasinya dibukukan sebesar US$ 22,4 miliar. Begitu juga dengan labanya, perkiraannya hanya dicapai US$ 2,7 per saham hasilnya naik menjadi US$ 2,82 per saham.

Penjualan Stelara naik 3,1% menjadi $2,89 miliar. Menurut data LSEG, melampaui perkiraan analis sebesar $2,77 miliar. Sedangkan penjualan Darzalex naik 18,4% menjadi $2,88 miliar, sejalan dengan perkiraan rata-rata analis sebesar $2,86 miliar.

Baca Juga: Inflator Airbag Pecah, BMW Tarik Lebih Dari 1000 Mobilnya di AS

Para analis memperkirakan penjualan Stelara akan mencapai lebih dari $10 miliar pada tahun ini, namun angka ini bisa turun menjadi sekitar $7 miliar pada tahun 2025 ketika 6 salinan obat tersebut akan diluncurkan di AS.

Chief Financial Officer J&J, Joe Wolk memperkirakan akan menyelesaikan kontrak dalam tiga bulan ke depan yang akan menentukan cakupan asuransi AS yang menguntungkan bagi Stelara pada tahun 2025.

“Saya ingatkan Anda bahwa kami masih menyerukan pertumbuhan dalam bisnis farmasi kami meskipun ada persaingan biosimilar yang ingin kami hadapi tahun depan,” katanya seperti dikutip dari Reuters, Rabu (17/7).

Baca Juga: Unilever Bakal PHK 3.200 Karyawan di Eropa Tahun 2025

Kemudian untuk Darzalex, obat terapi kanker darah yang diluncurkan pada tahun 2015, diperkirakan akan menghasilkan penjualan lebih dari $11 miliar untuk J&J tahun ini.

Dengan hasil demikian, produsen obat yang berbasis di New Jersey ini memperkirakan total penjualan pada tahun 2024 juga akan naik dari US$88,7 miliar hingga US$89,1 miliar menjadi US$89,2 miliar hingga US$89,6 miliar. 




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kontan & The Jakarta Post Executive Pass

[X]
×