kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.944   -29,00   -0,16%
  • IDX 5.999   115,16   1,96%
  • KOMPAS100 778   14,20   1,86%
  • LQ45 588   9,58   1,66%
  • ISSI 208   4,74   2,33%
  • IDX30 333   5,83   1,78%
  • IDXHIDIV20 409   6,49   1,62%
  • IDX80 88   1,57   1,82%
  • IDXV30 111   2,39   2,20%
  • IDXQ30 107   1,91   1,82%

Dokter Gedung Putih: Trump dites negatif untuk Covid-19


Selasa, 13 Oktober 2020 / 05:11 WIB
ILUSTRASI. Presiden AS Donald Trump dinyatakan negatif Covid-19 pada Senin (12/10/2020). REUTERS/Tom Brenner


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Presiden AS Donald Trump dinyatakan negatif Covid-19 pada Senin (12/10/2020). Menurut tim dokter Gedung Putih, saat ini virus di tuubuh Trump sudah tidak menular ke orang lain.

Mengutip Reuters, dalam sebuah memo yang dirilis oleh Gedung Putih, Dr. Sean Conley mengatakan Trump telah dites negatif selama beberapa hari berturut-turut menggunakan kartu antigen Abbott Laboratories BinaxNOW. Dia mengatakan tes negatif dan data klinis dan laboratorium lainnya "menunjukkan kurangnya replikasi virus yang terdeteksi."

Sebelumnya, Reuters juga memberitakan, Trump mengumumkan lewat jejaring media Twitter bahwa dirinya sudah kebal terhadap virus corona. Pengakuan tersebut langsung mendapat peringatan dari Twitter pada Minggu (12/10/2020). 

Twitter menilai, pengakuan tersebut melanggar aturan media sosial terkait informasi menyesatkan soal Covid-19.

Baca Juga: Twitter: Cuitan Trump melanggar aturan tentang informasi Covid-19

"Tanda yang total dan lengkap dari Dokter Gedung Putih sudah disampaikan kemarin. Artinya saya tidak bisa (kebal) terinfeksi, dan tidak bisa juga menularkannya. Senang mengetahui itu," ungkap Trump melalui akun Twitter pribadinya.

Klaim pribadi Trump tersebut rupanya menarik sistem keamanan Twitter yang sejak pandemi memang gencar menyoroti seragkaian kabar palsu seputar virus corona.

Baca Juga: Donald Trump: Saya sudah kebal virus corona

"Tweet ini melanggar peraturan Twitter tentang menyebarkan informasi yang menyesatkan dan berpotensi berbahaya terkait Covid-19," ungkap Twitter seperti yang dikutip Reuters. 

Selanjutnya: Trump klaim dirinya sudah pulih dari Covid-19, siap untuk kampanye lagi




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×