kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.729.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.734   15,00   0,08%
  • IDX 6.255   247,31   4,12%
  • KOMPAS100 831   37,01   4,66%
  • LQ45 625   27,23   4,56%
  • ISSI 213   7,03   3,41%
  • IDX30 354   15,20   4,48%
  • IDXHIDIV20 435   17,42   4,17%
  • IDX80 94   4,30   4,80%
  • IDXV30 116   2,90   2,56%
  • IDXQ30 114   4,59   4,21%

Dominasi Perdagangan China di Amerika Selatan Meredam Pengaruh Donald Trump


Selasa, 04 Maret 2025 / 09:31 WIB
ILUSTRASI. Trump ingin mengguncang perdagangan global dan mendapatkan mitra untuk mempromosikan kepentingan AS menggunakan ancaman dan tarif perdagangan. REUTERS/Florence Lo


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Beijing, sementara itu, adalah mitra yang pragmatis, dan orang China datang ke sini untuk berbisnis.

Menurut analisis Reuters terhadap data perdagangan, didorong oleh raksasa komoditas Brasil, Chili, Peru, dan Argentina, ekspor Amerika Selatan ke China meningkat lebih dari dua kali lipat dalam dekade terakhir. Sementara pengiriman ke Amerika Serikat hanya meningkat sedikit. 

Itu membuat pasar besar Tiongkok menjadi sangat berharga bagi para pemimpin regional yang bergulat dengan pertumbuhan yang lambat dan utang yang tinggi, dan memperkuat kekuatan Beijing di kawasan itu, bahkan dengan pemerintah yang tidak selaras secara ideologis. 

Ryan Berg, seorang direktur di lembaga pemikir bipartisan Washington, Center for Strategic and International Studies, mengatakan Trump sebenarnya memberi lebih banyak perhatian ke Amerika Latin. 

Tonton: Trump Resmi Kenakan Tarif Barang Impor 25% dari Meksiko & Kanada Mulai 4 Maret 2025

Ini dibuktikan dengan Rubio yang berbahasa Spanyol pergi ke sana dalam perjalanan luar negeri pertamanya. Namun, keseimbangan antara pengabaian dan ancaman diperlukan.

Departemen Luar Negeri AS tidak segera menanggapi permintaan komentar Reuters.




TERBARU

[X]
×