kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   15.000   0,55%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Dominasi Perdagangan China di Amerika Selatan Meredam Pengaruh Donald Trump


Selasa, 04 Maret 2025 / 09:31 WIB
ILUSTRASI. Trump ingin mengguncang perdagangan global dan mendapatkan mitra untuk mempromosikan kepentingan AS menggunakan ancaman dan tarif perdagangan. REUTERS/Florence Lo


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Beijing, sementara itu, adalah mitra yang pragmatis, dan orang China datang ke sini untuk berbisnis.

Menurut analisis Reuters terhadap data perdagangan, didorong oleh raksasa komoditas Brasil, Chili, Peru, dan Argentina, ekspor Amerika Selatan ke China meningkat lebih dari dua kali lipat dalam dekade terakhir. Sementara pengiriman ke Amerika Serikat hanya meningkat sedikit. 

Itu membuat pasar besar Tiongkok menjadi sangat berharga bagi para pemimpin regional yang bergulat dengan pertumbuhan yang lambat dan utang yang tinggi, dan memperkuat kekuatan Beijing di kawasan itu, bahkan dengan pemerintah yang tidak selaras secara ideologis. 

Ryan Berg, seorang direktur di lembaga pemikir bipartisan Washington, Center for Strategic and International Studies, mengatakan Trump sebenarnya memberi lebih banyak perhatian ke Amerika Latin. 

Tonton: Trump Resmi Kenakan Tarif Barang Impor 25% dari Meksiko & Kanada Mulai 4 Maret 2025

Ini dibuktikan dengan Rubio yang berbahasa Spanyol pergi ke sana dalam perjalanan luar negeri pertamanya. Namun, keseimbangan antara pengabaian dan ancaman diperlukan.

Departemen Luar Negeri AS tidak segera menanggapi permintaan komentar Reuters.




TERBARU

[X]
×