kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.002   2,00   0,01%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Donald Trump ke pemimpin Iran: Jangan bunuh yang memprotes Anda, dunia mengawasi


Senin, 13 Januari 2020 / 08:52 WIB
ILUSTRASI. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mendukung aksi demo sekelompok warga Iran yang menuntut menuntut Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei mundur.


Sumber: CNN | Editor: Khomarul Hidayat

Penerbangan 752 Ukraina International Airlines jatuh Rabu setelah lepas landas dari bandara Teheran. Kecelakaan itu terjadi beberapa jam setelah Iran menembakkan rudal ke pangkalan militer Irak yang menampung pasukan AS sebagai balasan atas serangan pesawat tak berawak AS di bandara Baghdad yang menewaskan komandan militer Iran Qasem Soleimani.

Ribuan pengunjuk rasa anti-pemerintah berkumpul pada Sabtu (11/1) di luar gerbang Universitas Amir Kabir, dekat bekas kedutaan besar AS di Teheran.

Baca Juga: Harga minyak kembali terkoreksi, terseret ketidakpastian geopolitik AS-Iran

Dalam sebuah video yang diposting di media sosial, pengunjuk rasa meneriakkan agar Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei untuk turun dan bagi mereka yang bertanggung jawab menjatuhkan pesawat tersebut untuk agar dituntut ke pengadilan.

"Kematian bagi diktator," teriak beberapa orang. Dalam satu video, demonstran meneriakkan, "Khamenei malu. Tinggalkan negara."

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo juga berkomentar lewat twitter, Sabtu (11/1). "Suara rakyat Iran jelas. Mereka muak dengan kebohongan rezim, korupsi, ketidakmampuan, dan kebrutalan IRGC (Garda Revolusi) di bawah kleptokrasi @ khamenei_ir."

Baca Juga: Jenderal Iran: Saya berharap ikut jatuh dan terbakar bersama pesawat Ukraina

"Kami mendukung orang-orang Iran yang pantas mendapatkan masa depan yang lebih baik," lanjut Pompeo.




TERBARU

[X]
×