kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45941,36   -7,11   -0.75%
  • EMAS918.000 -0,54%
  • RD.SAHAM -0.35%
  • RD.CAMPURAN -0.38%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.19%

Donald Trump tinggalkan Washington jelang pelantikan Joe Biden


Rabu, 20 Januari 2021 / 21:10 WIB
Donald Trump tinggalkan Washington jelang pelantikan Joe Biden
Presiden AS Donald Trump dan ibu negara Melania Trump meninggalkan Gedung Putih menjelang pelantikan Joe Biden sebagai Presiden Amerika Serikat ke-46, di Washington, AS, 20 Januari 2021.

Sumber: Reuters | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump meninggalkan Washington pada Rabu (20/1), menjelang pelantikan Joe Biden sebagai presiden ke-46 Amerika Serikat.

Trump sepertinya bakal absen dalam pelantikan Biden. Biden, 78 tahun, akan menjadi presiden AS tertua dalam sejarah.

Reuters melaporkan, Trump meninggalkan Gedung Putih untuk terakhir kalinya tepat setelah pukul 8 pagi Rabu (20/1) waktu AS dengan helikopter menuju Pangkalan Angkatan Udara Gabungan Andrews.

Baca Juga: Hadiah perpisahan Trump untuk Biden: Saham bullish, utang bengkak, dolar melemah

Penolakan Trump untuk menyapa penggantinya sebelum menghadiri pelantikan merupakan putusnya tradisi politik selama lebih dari satu setengah abad, yang dipandang sebagai cara untuk menegaskan transfer kekuasaan secara damai.

Dengan hanya sejumlah kecil peserta yang hadir, Biden akan mengambil sumpah jabatan di hadapan Hakim Agung AS John Roberts tepat setelah tengah hari. Ia akan meletakkan tangannya di atas Alkitab pusaka yang telah ada di keluarga Biden selama lebih dari satu abad.

Pasangannya, Kamala Harris, putri imigran dari Jamaika dan India, akan menjadi orang kulit hitam pertama, wanita pertama dan orang Amerika keturunan Asia pertama yang menjabat sebagai wakil presiden AS setelah dia dilantik oleh Hakim Agung AS Sonia Sotomayor.

Upacara akan digelar di depan Gedung Kongres AS yang dijaga ketat, tempat kerumunan pendukung Trump menyerbu gedung tersebut dua minggu lalu.

Kekerasan tersebut mendorong Dewan Perwakilan Rakyat AS yang dikendalikan Partai Demokrat untuk memakzulkan Trump minggu lalu untuk kedua kalinya yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Biden, telah berjanji untuk "memulihkan jiwa Amerika," akan menyerukan persatuan Amerika pada saat krisis dalam pidato pengukuhannya.

 

Selanjutnya: Donald Trump ingin bentuk partai baru bernama Partai Patriot

 




TERBARU
Kontan Academy
Panduan Cepat Menganalisa dan Merumuskan Strategi Bisnis Basic Social Media Marketing Strategy (Facebook & Instagram) Batch 9

[X]
×