kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   19.000   0,72%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

Drone militer AS ditembak jatuh sistem pertahanan Rusia di dekat ibu kota Libya


Sabtu, 07 Desember 2019 / 17:35 WIB
ILUSTRASI. Foto handout Angkatan Udara AS yang tidak bertanggal dari pesawat RQ-4 Global Hawk (drone) tanpa awak.


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

Seorang pejabat di Pemerintah Kesepakatan Nasional (GNA) Libya yang diakui secara internasional mengatakan kepada Reuters bahwa tentara bayaran Rusia tampaknya bertanggung jawab.

Pihak berwenang Rusia menyangkal menggunakan kontraktor militer di setiap teater militer asing dan mengatakan warga sipil Rusia yang mungkin bertempur di luar negeri merupakan sukarelawan. Sementara LNA juga menyangkal mendapat dukungan asing.

Baca Juga: Harga minyak tertekan meski stok AS diprediksi turun

Satu mantan kontraktor Rusia mengatakan kepada Reuters bahwa sejak September LNA telah menerima dukungan darat dari beberapa ratus kontraktor militer swasta dari kelompok Rusia.

Para pejabat militer yang terkait dengan GNA dan diplomat Barat juga telah mengkonfirmasi kehadiran kontraktor Rusia di Libya.




TERBARU

[X]
×