Sumber: Reuters | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - LONDON. Bursa berjangka Dubai akan meluncurkan kontrak berjangka emas dengan penyelesaian di hari yang sama (T+0) pada Senin mendatang, dalam upaya menangkap permintaan aset safe haven sekaligus meningkatkan efisiensi perdagangan di pasar logam mulia.
Dubai Gold and Commodities Exchange (DGCX) yang berada di bawah Dubai Multi Commodities Centre (DMCC) menyebut kontrak baru ini dirancang untuk mengikuti pergeseran pasar global menuju sistem penyelesaian yang lebih cepat dan efisien.
Kontrak Gold Spot T+0 tersebut ditujukan bagi pelaku pasar seperti pedagang emas batangan, kilang, broker, anggota kliring, hingga institusi keuangan. Instrumen ini juga menawarkan kepastian harga yang lebih baik serta mekanisme pengiriman fisik melalui fasilitas penyimpanan yang telah disetujui.
Baca Juga: Harga Emas Turun, Kebijakan The Fed yang Hawkish Memicu Spekulasi Kenaikan Suku Bunga
CEO DMCC, Ahmed Bin Sulayem, mengatakan perkembangan teknologi telah mengubah standar industri perdagangan global.
“Dulu T+1 atau T+2 dianggap besar, tetapi sekarang seluruh pasar bursa berbicara soal penyelesaian yang lebih cepat dan teknologi yang lebih baik,” ujarnya kepada Reuters.
Peluncuran kontrak ini terjadi di tengah meningkatnya volatilitas geopolitik, termasuk ketegangan Amerika Serikat–Iran, yang mendorong kenaikan volume perdagangan emas karena investor mencari aset lindung nilai.
Meski harga emas sempat terkoreksi dari level tertinggi, faktor seperti defisit fiskal global dan pembelian emas oleh bank sentral tetap menopang prospek jangka panjang logam mulia tersebut.
Bin Sulayem juga mengatakan volume perdagangan emas di DGCX meningkat pada beberapa pekan awal konflik, menunjukkan minat investor terhadap instrumen lindung nilai tetap kuat.
Selain kontrak emas, DMCC juga mempertimbangkan pengembangan produk lain di masa depan, termasuk pasangan mata uang baru dan derivatif aset digital. Namun, untuk aset kripto, perusahaan masih menilai peluang tersebut dalam jangka menengah hingga panjang.
Dubai selama ini memposisikan diri sebagai pusat perdagangan emas global yang menghubungkan aliran emas dari Afrika, Asia, hingga Eropa, didukung oleh infrastruktur logistik serta kedekatan dengan pasar utama seperti India.












