kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.650.000   17.000   0,65%
  • USD/IDR 18.080   -50,00   -0,28%
  • IDX 5.932   19,78   0,33%
  • KOMPAS100 772   3,03   0,39%
  • LQ45 588   0,82   0,14%
  • ISSI 204   1,15   0,57%
  • IDX30 333   0,02   0,01%
  • IDXHIDIV20 411   -0,63   -0,15%
  • IDX80 88   0,33   0,38%
  • IDXV30 112   0,78   0,70%
  • IDXQ30 107   -0,34   -0,31%

Duh, Iran bakal lakukan balas dendam yang lebih keras ke AS dalam waktu dekat


Kamis, 09 Januari 2020 / 16:07 WIB
ILUSTRASI. Seorang pria memegang foto Mayor Jenderal Qassem Soleimani, saat orang-orang merayakan di jalan setelah Iran meluncurkan rudal ke pasukan pimpinan AS di Irak, di Teheran, Iran, 8 Januari 2020.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - DUBAI.  Garda Revolusi mengatakan, Iran bakal melakukan "balas dendam yang lebih keras dalam waktu dekat", setelah Teheran melancarkan serangan rudal terhadap sasaran-sasaran AS di Irak.

Melansir Reuters, kantor berita Tasnim, Kamis (8/1), melaporkan, Abdollah Araghi, petinggi senior Garda Revolusi, menyebutkan, Iran segera melakukan pembalasan yang lebih keras lagi.

Aksi lanjutan tersebut sebagai balasan atas pembunuhan Kepala Pasukan elit Quds Mayor Jenderal Qassem Soleimani oleh militer AS di Bandara Baghdad, Irak, Jumat (3/1) pekan lalu.

Baca Juga: Krisis Iran: AS siap untuk negosiasi serius dengan Teheran

Pernyataan Araghi itu keluar setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan pada Rabu (8/1), Iran tampaknya "akan mundur", pasca serangan rudal yang tidak melukai satu pun tentara negeri uak Sam.

Sementara Wakil Kepala Garda Revolusi Ali Fadavi bilang, serangan rudal Iran atas target AS adalah wujud dari kekuatan militer negeri Mullah, dan pasukan AS "tidak bisa berbuat apa-apa".




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×