kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.629.000   26.000   1,00%
  • USD/IDR 17.947   -95,00   -0,53%
  • IDX 6.351   31,53   0,50%
  • KOMPAS100 835   3,22   0,39%
  • LQ45 634   -1,22   -0,19%
  • ISSI 220   1,96   0,90%
  • IDX30 356   -1,18   -0,33%
  • IDXHIDIV20 435   -3,83   -0,87%
  • IDX80 95   0,21   0,22%
  • IDXV30 120   -0,51   -0,42%
  • IDXQ30 113   -0,52   -0,45%

Duh, kematian akibat corona di Inggris lebih tinggi 41% dari data resmi


Selasa, 21 April 2020 / 17:47 WIB
ILUSTRASI. Seorang warga mengendarai sepeda sambil memakai masker pelindung di depan instalasi seni Out of Order, saat penyebaran penyakit virus corona (COVID-19) terus berlanjut, di London, Britain, Senin (20/4/2020).


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - LONDON. Badan Statistik Nasional Inggris mengatakan, jumlah korban meninggal akibat virus corona baru di Inggris dan Wales 41% lebih tinggi dari angka harian yang pemerintah laporkan pada 10 April.

Mengutip Reuters, Badan Statistik Nasional, Selasa (21/4), meyebutkan, ada 13.121 kematian pada 10 April lalu dibandingkan dengan 9.288 kematian dalam jumlah harian yang pemerintah laporkan mengacu data meninggal di rumahsakit.

Covid-19, penyakit pernapasan akibat virus corona baru, menjadi penyebab sepertiga dari semua sertifikat kematian yang dikeluarkan di Inggris dan Wales dalam seminggu terakhir hingga 19 April.

Baca Juga: Kasus corona di Rusia sentuh 52.000, Putin: Puncak wabah belum datang

Di London, Ibu Kota Inggris, lebih dari setengah sertifikat kematian yang dikeluarkan selama periode tersebut menyebutkan Covid-19 sebagai penyebabnya.

Data kematian terbaru di rumahsakit akibat virus corona yang Pemerintah Inggris publikasikan pada Senin (20/4) menunjukkan, sebanyak 16.509 orang meninggal di seluruh negeri Ratu Elizabeth II.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×