kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.593.000   1.000   0,04%
  • USD/IDR 17.712   5,00   0,03%
  • IDX 6.485   23,57   0,36%
  • KOMPAS100 856   0,14   0,02%
  • LQ45 651   -0,10   -0,01%
  • ISSI 225   2,14   0,96%
  • IDX30 361   -0,70   -0,19%
  • IDXHIDIV20 450   -0,78   -0,17%
  • IDX80 98   -0,03   -0,03%
  • IDXV30 124   0,08   0,07%
  • IDXQ30 116   -0,28   -0,24%

Duh, kematian akibat corona di Inggris lebih tinggi 41% dari data resmi


Selasa, 21 April 2020 / 17:47 WIB
ILUSTRASI. Seorang warga mengendarai sepeda sambil memakai masker pelindung di depan instalasi seni Out of Order, saat penyebaran penyakit virus corona (COVID-19) terus berlanjut, di London, Britain, Senin (20/4/2020).


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - LONDON. Badan Statistik Nasional Inggris mengatakan, jumlah korban meninggal akibat virus corona baru di Inggris dan Wales 41% lebih tinggi dari angka harian yang pemerintah laporkan pada 10 April.

Mengutip Reuters, Badan Statistik Nasional, Selasa (21/4), meyebutkan, ada 13.121 kematian pada 10 April lalu dibandingkan dengan 9.288 kematian dalam jumlah harian yang pemerintah laporkan mengacu data meninggal di rumahsakit.

Covid-19, penyakit pernapasan akibat virus corona baru, menjadi penyebab sepertiga dari semua sertifikat kematian yang dikeluarkan di Inggris dan Wales dalam seminggu terakhir hingga 19 April.

Baca Juga: Kasus corona di Rusia sentuh 52.000, Putin: Puncak wabah belum datang

Di London, Ibu Kota Inggris, lebih dari setengah sertifikat kematian yang dikeluarkan selama periode tersebut menyebutkan Covid-19 sebagai penyebabnya.

Data kematian terbaru di rumahsakit akibat virus corona yang Pemerintah Inggris publikasikan pada Senin (20/4) menunjukkan, sebanyak 16.509 orang meninggal di seluruh negeri Ratu Elizabeth II.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×