kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Duh, kematian akibat corona di Inggris lebih tinggi 41% dari data resmi


Selasa, 21 April 2020 / 17:47 WIB
ILUSTRASI. Seorang warga mengendarai sepeda sambil memakai masker pelindung di depan instalasi seni Out of Order, saat penyebaran penyakit virus corona (COVID-19) terus berlanjut, di London, Britain, Senin (20/4/2020).


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - LONDON. Badan Statistik Nasional Inggris mengatakan, jumlah korban meninggal akibat virus corona baru di Inggris dan Wales 41% lebih tinggi dari angka harian yang pemerintah laporkan pada 10 April.

Mengutip Reuters, Badan Statistik Nasional, Selasa (21/4), meyebutkan, ada 13.121 kematian pada 10 April lalu dibandingkan dengan 9.288 kematian dalam jumlah harian yang pemerintah laporkan mengacu data meninggal di rumahsakit.

Covid-19, penyakit pernapasan akibat virus corona baru, menjadi penyebab sepertiga dari semua sertifikat kematian yang dikeluarkan di Inggris dan Wales dalam seminggu terakhir hingga 19 April.

Baca Juga: Kasus corona di Rusia sentuh 52.000, Putin: Puncak wabah belum datang

Di London, Ibu Kota Inggris, lebih dari setengah sertifikat kematian yang dikeluarkan selama periode tersebut menyebutkan Covid-19 sebagai penyebabnya.

Data kematian terbaru di rumahsakit akibat virus corona yang Pemerintah Inggris publikasikan pada Senin (20/4) menunjukkan, sebanyak 16.509 orang meninggal di seluruh negeri Ratu Elizabeth II.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×