kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Duterte siap mencalonkan diri sebagai wakil presiden Filipina pada 2022


Selasa, 24 Agustus 2021 / 21:00 WIB


Sumber: Reuters | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - MANILA. Presiden Filipina Rodrigo Duterte setuju untuk menjadi calon wakil presiden partai politik yang berkuasa dalam pemilihan tahun depan, kata partai PDP-Laban pada Selasa.

Partai PDP-Laban membuat pengumuman menjelang majelis nasional pada 8 September di mana ia juga diharapkan mendukung ajudan Duterte dan senator petahana Christopher "Bong" Go untuk menjadi kandidat presidennya dalam pemilihan 2022.

Di Filipina, presiden dibatasi satu kali masa jabatan enam tahun dan masa jabatan Duterte akan berakhir pada Juni tahun depan. Namun, pencalonan wakil presiden dilihat oleh pengamat politik sebagai pintu belakang menuju kepresidenan. 

Baca Juga: Filipina memperpanjang larangan bepergian ke 10 negara hingga akhir Agustus 2021

Nograles mengatakan langkah itu akan "menjamin kelangsungan program pemerintah selama lima tahun terakhir," termasuk yang dimaksudkan untuk mengatasi obat-obatan terlarang.

Kritikus Duterte percaya dia bisa membuat permainan untuk mempertahankan kekuasaan melalui pos nomor dua di negara itu, dengan mengambil alih sebagai presiden jika sekutu Go menang dan kemudian mengundurkan diri.

Duterte, yang menggambarkan dirinya sebagai presiden yang enggan tanpa keinginan untuk berkuasa, dalam beberapa kesempatan mengatakan dia ingin Go menjadi penggantinya. Pengesahannya pada tahun 2019 membantu Go menjadi senator, sebuah jabatan yang ia emban di samping tugasnya sebagai ajudan pribadi Duterte.

Go telah menjadi pembantu terdekat pria berusia 76 tahun itu sejak akhir 1990-an, ketika Duterte menjadi anggota kongres yang mewakili Kota Davao di selatan negara itu. "Saya masih tidak tertarik (di kursi kepresidenan)," kata Go, yang memimpin komite kesehatan senat, kepada Reuters. 

Selanjutnya: Dukungan bagi Duterte mencalonkan diri jadi wakil presiden tahun depan menguat




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×