kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   10.000   0,36%
  • USD/IDR 17.715   7,00   0,04%
  • IDX 6.496   -30,04   -0,46%
  • KOMPAS100 847   -2,40   -0,28%
  • LQ45 641   -3,76   -0,58%
  • ISSI 228   -0,12   -0,05%
  • IDX30 358   -2,34   -0,65%
  • IDXHIDIV20 434   -2,77   -0,63%
  • IDX80 97   -0,40   -0,41%
  • IDXV30 120   -0,60   -0,50%
  • IDXQ30 113   -0,75   -0,66%

E& Lepas Saham Vodafone Senilai US$ 5,95 Miliar


Jumat, 10 Juli 2026 / 15:56 WIB
E& Lepas Saham Vodafone Senilai US$ 5,95 Miliar
ILUSTRASI. Bendera Uni Emirat Arab (KONTAN/Fenie Chintya)


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Nina Dwiantika

KONTAN.CO.ID - ABU DHABI. Grup telekomunikasi Uni Emirat Arab (UEA), E&, memutuskan melepas seluruh kepemilikannya di perusahaan telekomunikasi Inggris, Vodafone, dalam transaksi senilai US$ 5,95 miliar. Langkah ini menandai berakhirnya investasi E& di Vodafone setelah perusahaan meninjau kembali portofolio bisnis internasionalnya.

Dalam keterangan resminya pada Jumat (10/7) yang dilansir Reuters, E& menyebut saham tersebut akan dijual kepada kendaraan investasi milik keluarga miliarder Prancis, Xavier Niel, pendiri dan pemilik perusahaan telekomunikasi Iliad.

Harga transaksi ditetapkan sebesar 112,5 pence per saham, sekitar 15% lebih tinggi dibandingkan harga penutupan terakhir Vodafone di level 97,76 pence. E& memperkirakan transaksi ini akan memberikan tambahan kas bersih sekitar US$ 1,3 miliar.

Perusahaan yang berbasis di Abu Dhabi itu menjelaskan, pelepasan investasi merupakan bagian dari strategi untuk mempertajam fokus pada bisnis inti sekaligus membuka nilai dari aset yang dimiliki.

Baca Juga: Vodafone Bidik UMKM dengan AI dan Keamanan Siber

Proses penjualan akan dilakukan melalui transaksi blok di luar bursa (off-market block trades) kepada tiga lembaga keuangan. Saham tersebut akan ditahan sementara hingga seluruh persyaratan regulasi yang diperlukan oleh pihak pembeli selesai dipenuhi.

Seiring dengan transaksi tersebut, E& juga memastikan tidak lagi berupaya memengaruhi arah kebijakan Vodafone. Perusahaan menyatakan wakilnya di dewan direksi Vodafone telah mengundurkan diri dari jabatan sebagai direktur non-eksekutif.

Hingga berita ini ditulis, Vodafone belum memberikan tanggapan resmi terkait penjualan saham tersebut. Sementara itu, Iliad Group juga belum merespons permintaan komentar dari Reuters.

Baca Juga: Bayer Raih Dana US$ 3,43 Miliar, Lepas Sebagian Bisnis Kontrasepsi


Tag


TERBARU

[X]
×