kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.570.000   20.000   0,78%
  • USD/IDR 18.202   17,00   0,09%
  • IDX 5.282   16,18   0,31%
  • KOMPAS100 686   3,41   0,50%
  • LQ45 539   6,45   1,21%
  • ISSI 177   -2,03   -1,14%
  • IDX30 303   3,34   1,12%
  • IDXHIDIV20 406   6,22   1,56%
  • IDX80 79   0,40   0,52%
  • IDXV30 112   0,64   0,58%
  • IDXQ30 102   1,33   1,33%

Efek Konflik Laut Merah Industri Bahan Kimia Jerman Kekurangan Bahan Baku


Senin, 22 Januari 2024 / 23:45 WIB
ILUSTRASI. Laut Merah


Reporter: Avanty Nurdiana | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - FRANKFURT. Sektor bahan kimia di Jerman mulai merasakan dampak tertundanya pengiriman melalui Laut Merah. Gangguan rantai pasok ini memaksa beberapa perusahaan membatasi produksi.

Sektor bahan kimia, yang merupakan industri terbesar ketiga di Jerman, sangat bergantung pada Asia. "Departemen pengadaan saat ini bekerja tiga kali lebih keras untuk mendapatkan bahan baku," kata Martina Nighswonger, pemilik dan CEO Gechem GmbH & Co KG, seperti dikutip Reuters, kemarin. 

Baca Juga: Sektor Transportasi dan Logistik Berpotensi Naik, Saham-saham Berikut Layak Dilirik

Akibat penundaan tersebut, Gechem menurunkan produksi mesin pencuci piring dan tablet toilet. Perusahaan ini juga berencana mengurangi jam kerja karena keterbatasan bahan baku. 

Gechem mengaku kesulitan memperoleh pasokan trinatrium sitrat, asam sulfamat dan asam sitrat. Perusahaan ini menilai dampak penurunan produksi akan terasa di paruh pertama 2024. Produsen besar Jerman lain yang ikut terkena dampak konflik Laut Merah antara lain Evonik. 
 




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×