Close | x
kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.393
  • EMAS666.000 0,60%
  • RD.SAHAM 0.04%
  • RD.CAMPURAN 0.21%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.04%

EIA ramal cadagan minyak AS bertambah, harga minyak bakal meredam

Rabu, 24 April 2019 / 11:06 WIB

EIA ramal cadagan minyak AS bertambah, harga minyak bakal meredam
ILUSTRASI. Harga minyak

KONTAN.CO.ID -JAKARTA. Di tengah perseteruan yang masih akan terjadi antara Amarika Serikat (AS) dan Iran, hari ini pergerakan harga minyak akan melihat rilis data persediaan minyak AS dari Energy Information Administration (EIA) pukul 21.30 WIB.

Mengutip Bloomberg, pukul 10.40 WIB, harga minyak west texas intermediate (WTI) untuk kontrak pengiriman Juni 2019 berada di level US$ 65,93 per barel. Angka ini terkoreksi 0,56% dari harga sebelumnya US$ 66,30 per barel.


Analis Monex Investindo Futures, Dini Nurhadi Yasyi menilai penguatan harga minyak berpotensi terbatas bila AS masih menunjukan peningkatan produksi dengan melihat jumlah persediaannya selama sepekan ke belakang.

Diestimasikan persediaan minyak akan bertambah 0,9 juta barel dalam sepekan. International Energy Agenci (IEA) juga berekspektasi bahwa persediaan minyak di AS akan mencapai 1,6 juta barel sepanjang tahun ini.

Namun, AS yang masih menggencarkan untuk membatasi impor minyak yang diumumkan kemarin menjadi katalis penguatan harga minyak. Tidak hanya itu, pemerintah Donald Trump juga memberikan ancaman akan turut memberlakukan sanksi kepada negara-negara yang masih akan mengimpor minyak dari Iran.

Setelah membentuk level tertinggi tahun 2019, harga minyak terkoreksi di awal perdagangan hari ini. Dini dalam analisisnya pada Rabu (24/4) mengatakan untuk peluang penguatan harga minyak akan menguji dulu resistance terdekat di lebel US$ 66,50 per barel. Sebaliknya jika rilis data EIA menjadi sentimen negatif, support terdekat di level US$ 65,40 per barel.

Ia meramal pada perdagangan selanjutnya harga minyak akan berkutat di level support antara US$ 65,40, US$ 64,80, dan US$ 64,40 per barel. Sementara level resistance antara US$ 66,50, US$ 67,00, dan US$ 67,50 per barel.


Reporter: Yusuf Imam Santoso
Editor: Azis Husaini
Video Pilihan

Tag
TERBARU
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0003 || diagnostic_api_kanan = 0.0647 || diagnostic_web = 0.3283

Close [X]
×