kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Ekonom: Yunani akan keluar dari Uni Eropa


Sabtu, 28 Januari 2012 / 16:11 WIB
ILUSTRASI. JAKARTA,9/2-PEMBERLAKUAN PPKM MIKRO. Warga melints di pemukiman yang telah terpasang spanduk kawasan Zona Merah di Paseban, Jakarta, Selasa (9/2/2021). KONTAN/Fransiskus Simbolon


Reporter: Edy Can, | Editor: Edy Can

DAVOS. Keutuhan Uni Eropa berada di ujung tanduk. Ekonom Nouriel Roubini memperkirakan, Yunani bakal keluar dari Uni Eropa dalam tempo 12 bulan ke depan.

Pendiri Roubini Global Economics LLC ini mengatakan, Uni Eropa seperti kecelakaan kereta gerak lamban. Dia mengatakan, anggota-anggota Uni Eropa akan bangkrut. "Tidak semua negara bisa bertahan di zona Eropa," katanya, Sabtu (28/1).

Selain Yunani, Roubini memperkirakan, Portugal juga akan meninggalkan Uni Eropa. Namun, dia memperkirakan, Portugal akan meninggalkan Uni Eropa lebih lama dari Yunani. "Ada kemungkinan 50% Uni Eropa akan pecah dalam tiga hingga lima tahun ke depan," katanya.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×