kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.839   37,00   0,22%
  • IDX 8.307   15,76   0,19%
  • KOMPAS100 1.174   2,25   0,19%
  • LQ45 842   -0,22   -0,03%
  • ISSI 297   1,10   0,37%
  • IDX30 437   0,64   0,15%
  • IDXHIDIV20 521   0,70   0,13%
  • IDX80 131   0,29   0,22%
  • IDXV30 144   0,99   0,69%
  • IDXQ30 141   -0,14   -0,10%

Ekonomi Dunia: Rahasia di Balik Pembelian Surat Utang AS oleh China


Senin, 09 Februari 2026 / 02:50 WIB
Ekonomi Dunia: Rahasia di Balik Pembelian Surat Utang AS oleh China
ILUSTRASI. Cadangan devisa China mencapai triliunan dolar, sebagian besar dalam US Treasury. Ungkap mengapa aset paling aman ini jadi pilihan utama mereka. (Ng Han Guan/Pool/REUTERS)


Sumber: Investopedia | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

China bisa saja memakai dolar itu untuk:

  • Membeli minyak dari Timur Tengah
  • Membayar impor lain

Namun, negara penerima dolar itu juga akhirnya akan:

  • Menyimpan dolar sebagai cadangan
  • Atau menginvestasikannya kembali ke Treasury AS

Karena dolar adalah mata uang utama perdagangan global, pada akhirnya banyak dolar akan “berputar” kembali ke pasar obligasi AS.

Dampak bagi AS dan China: Saling Ketergantungan

Selama China surplus perdagangan dengan AS:

  • China akan terus menumpuk dolar
  • Dolar itu akan diinvestasikan kembali ke utang AS

Baca Juga: India Mulai Jauhi Minyak Rusia Demi Muluskan Pakta Dagang dengan AS

Ini menciptakan hubungan saling ketergantungan:

  • China dapat pasar besar untuk produknya
  • AS mendapat barang murah dari China
  • AS juga terbantu karena utangnya mudah dibiayai

Secara ekonomi, ini seperti hubungan simbiosis, meski secara politik sering tegang.

Dolar sebagai Mata Uang Cadangan Dunia

Dalam sejarah:

  • Emas → pernah jadi cadangan utama dunia
  • Pound sterling Inggris → sempat dominan
  • Sekarang → dolar AS jadi standar global

U.S Treasury dianggap sebagai tempat paling aman menyimpan cadangan.

Apakah Berbahaya Jika China Menjual Treasury?

Ada kekhawatiran: kalau China menjual besar-besaran Treasury, apakah AS akan krisis seperti Inggris dulu?

Bedanya:

  • Inggris dulu pakai sistem nilai tukar tetap
  • AS sekarang pakai nilai tukar fleksibel

Tonton: Regulasi Tak Konsisten, Investor Pilih Thailand dan Vietnam Ketimbang Indonesia

Kalau China menjual:

  • Dolar dan obligasi itu kemungkinan akan dibeli negara lain
  • Atau kembali terserap oleh pasar AS sendiri

Artinya, dampaknya bisa terasa, tapi tidak otomatis jadi krisis besar, karena sistem global sekarang lebih fleksibel.

Selanjutnya: Bitcoin Anjlok 50%, Apakah Masuk Krisis? Ini Penjelasan Analis


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×