kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.354   10,00   0,06%
  • IDX 6.957   -144,42   -2,03%
  • KOMPAS100 936   -21,42   -2,24%
  • LQ45 669   -14,80   -2,16%
  • ISSI 251   -4,43   -1,74%
  • IDX30 373   -6,79   -1,79%
  • IDXHIDIV20 458   -7,34   -1,58%
  • IDX80 105   -2,51   -2,34%
  • IDXV30 134   -2,24   -1,64%
  • IDXQ30 119   -2,51   -2,07%

Ekonomi loyo, penjualan mobil di China makin terpuruk


Selasa, 10 Desember 2019 / 14:49 WIB
ILUSTRASI. Karyawan bekerja di pabrik kendaraan listrik SAIC Volkswagen MEB di Shanghai, China, 8 November 2019. Penjualan mobil di China yang turun selama 17 bulan berturut-turut di bulan November 2019.


Sumber: Reuters | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - BEIJING. Tanda-tanda pelemahan ekonomi China kian kentara. Salah satu tandanya dari penjualan mobil di China yang turun selama 17 bulan berturut-turut di bulan November 2019.

Penjualan kendaraan yang memakai energi baru atau new energy vehicles (NEV) juga turun selama lima bulan berturut-turut. Demikian data dari asosiasi industri mobil terbesar China yang diumumkan Selasa (10/12), seperti dikutip Reuters.

Data The China Association of Automobile Manufacturers (CAAM) menunjukkan, total penjualan mobil di pasar mobil terbesar di dunia tersebut pada bulan November 2019 turun 3,6% dari bulan yang sama di tahun lalu.

Baca Juga: Daging babi dorong laju inflasi China hingga 4,5%, tercepat sejak Januari 2012

Penurunan penjualan di bulan November 2019 itu mengikuti penurunan sebesar 4% pada bulan Oktober 2019 dan penurunan 5,2% pada bulan September 2019.

Penjualan mobil di negara itu mengalami kontraksi tahun lalu untuk pertama kalinya sejak 1990-an akibat perlambatan pertumbuhan ekonomi dan perang perdagangan China- Amerika Serikat (AS).

Pada bulan November 2019, penjualan NEV atau mobil yang memakai bahan bakar terbarukan turun 43,7%, menyusul penurunan sebesar 45,6% pada bulan Oktober 2019. Penjualan NEV telah melonjak hampir 62% tahun lalu bahkan ketika pasar mobil mengalami kontraksi.

Baca Juga: Dua karyawan asal China curi rahasia perusahaan, Apple cemas mereka kabur

Mobil NEV termasuk mobil hibrida plug-in, kendaraan listrik yang hanya menggunakan baterai dan yang didukung oleh sel bahan bakar hidrogen.




TERBARU

[X]
×