Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
Di bawah lisensi AS, Vitol dan Trafigura mengekspor sekitar 12 juta barel minyak mentah dan bahan bakar Venezuela pada Januari, atau sekitar 392.000 bph. Sebagian besar dikirim ke terminal penyimpanan di Karibia, sebelum dipasarkan ke pelanggan di AS, Eropa, dan India.
Masih terdapat antara 18 juta hingga 38 juta barel minyak lagi yang akan diekspor dalam kesepakatan pasokan senilai US$2 miliar antara Caracas dan Washington, dengan hasil penjualan masuk ke dana yang diawasi oleh AS.
Venezuela juga mengekspor kargo pertama gas petroleum cair (LPG) dalam hampir tiga tahun pada hari Minggu, menggunakan kapal Chrysopigi Lady yang disewa Trafigura dan berangkat dari Pelabuhan Jose.
Tonton: Keuntungan Minyak Venezuela Akan Dibagi dengan AS, Trump Persilakan China Investasi
Selain itu, Chevron dan Vitol turut mengirimkan kargo heavy naphtha ke PDVSA dan perusahaan patungannya pada Januari. Impor ini penting untuk mengencerkan minyak mentah super berat Venezuela agar bisa diproduksi dalam kualitas yang layak ekspor.













