kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.576.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Ekspor Tiongkok Melejit Lampaui Prediksi, Ini Penyebab Utamanya


Jumat, 08 Agustus 2025 / 10:02 WIB
ILUSTRASI. Tingkat ekspor Tiongkok melampaui perkiraan pada bulan Juli 2025. Salah satu penyebab utamanya adalah para produsen memanfaatkan waktu gencatan senjata tarif yang rapuh antara Beijing dan Washington. REUTERS/Dado Ruvic


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Surplus perdagangan Tiongkok pada bulan Juli menyempit menjadi US$ 98,24 miliar dari US$ 114,77 miliar pada bulan Juni. Data terpisah AS pada hari Selasa menunjukkan defisit perdagangan dengan Tiongkok menyusut ke level terendah dalam lebih dari 21 tahun pada bulan Juni.

Meskipun ada tarif, pasar menunjukkan optimisme akan terobosan antara kedua negara adidaya tersebut, dengan saham Tiongkok dan Hong Kong menguat pada perdagangan pagi. Trump mengindikasikan awal pekan ini bahwa ia mungkin akan bertemu Presiden Tiongkok Xi Jinping akhir tahun ini jika kesepakatan perdagangan tercapai.

Impor komoditas Tiongkok menunjukkan gambaran yang beragam, dengan pembelian kedelai mencapai rekor tertinggi pada bulan Juli, didorong oleh pembelian massal dari Brasil sambil menghindari kargo AS. 

Namun, para analis memperingatkan bahwa penumpukan inventaris mungkin telah mendistorsi angka impor, menutupi melemahnya permintaan domestik.

Tonton: AS Ancam Jatuhkan Tarif 100 Persen ke China Lantaran Beli Minyak dari Rusia

"Meskipun pertumbuhan impor mengejutkan dengan kenaikan pada bulan Juli, hal ini mungkin mencerminkan penumpukan inventaris untuk komoditas tertentu," kata Zichun Huang, ekonom Tiongkok di Capital Economics, merujuk pada pembelian minyak mentah dan tembaga yang sama kuatnya.

"Ada sedikit peningkatan dalam impor produk lain dan pengiriman bijih besi terus menurun, kemungkinan mencerminkan hilangnya momentum yang berkelanjutan di sektor konstruksi," tambahnya.


Tag


TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×