Sumber: Motley Fool | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
4. The Coca-Cola Company
Selain Apple dan Berkshire sendiri, sedikit saham yang lebih identik dengan Buffett dibanding Coca-Cola. Buffett telah memegang saham ini lebih lama dari saham lainnya dan dikenal sebagai konsumen setia produknya.
Berkshire memiliki 400 juta saham Coca-Cola, menjadikannya kepemilikan terbesar keempat. Sepertinya Abel tidak akan menjual satu lembar pun saham ini dalam waktu dekat. Coca-Cola tetap dianggap sebagai “bisnis luar biasa” untuk jangka panjang.
5. Chevron
Meski Buffett sering memuji Occidental Petroleum, namun saham energi terbesar di portofolio Berkshire justru Chevron. Berkshire memiliki lebih dari 122 juta saham Chevron, menjadikannya kepemilikan kelima terbesar.
Ada kemungkinan Abel menjual sebagian saham ini, mengingat Buffett sempat memangkas kepemilikan dalam beberapa tahun terakhir. Namun, diprediksi Berkshire akan tetap mempertahankan porsi signifikan, setidaknya karena dividend yield sekitar 4,5% yang memberi arus kas besar.
Tonton: Asosiasi Pengemudi Ojol Tolak Kenaikan Tarif Ojol Sebelum Perpres Bagi Hasil Terbit
Kesimpulan
Portofolio Berkshire Hathaway memasuki 2026 dengan konsentrasi yang sangat tinggi: hampir dua pertiga nilai investasi hanya berada di lima saham raksasa. Apple dan American Express menjadi tulang punggung utama, sementara Bank of America, Coca-Cola, dan Chevron memperkuat stabilitas arus kas dan karakter defensif portofolio.
Meski Warren Buffett sudah menyerahkan jabatan CEO, DNA investasinya masih sangat dominan, dan Greg Abel diperkirakan akan bergerak hati-hati, lebih sebagai penjaga warisan ketimbang pembuat revolusi.













