kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.168.000   165.000   5,49%
  • USD/IDR 16.776   42,00   0,25%
  • IDX 8.232   -88,35   -1,06%
  • KOMPAS100 1.139   -9,43   -0,82%
  • LQ45 813   0,48   0,06%
  • ISSI 296   -9,48   -3,11%
  • IDX30 422   3,70   0,88%
  • IDXHIDIV20 501   7,26   1,47%
  • IDX80 126   -0,89   -0,70%
  • IDXV30 136   -1,76   -1,27%
  • IDXQ30 136   1,46   1,09%

Ethereum Jebol Support, Analis Prediksi Koreksi ke US$2.250 Pertengahan Februari 2026


Kamis, 29 Januari 2026 / 18:28 WIB
Ethereum Jebol Support, Analis Prediksi Koreksi ke US$2.250 Pertengahan Februari 2026
ILUSTRASI. Harga Ethereum melemah setelah The Fed menahan suku bunga. Analisis teknikal menunjukkan potensi koreksi tajam hingga 25% dalam waktu dekat. Pelajari target penurunannya. (Dok/Shutterstock)


Sumber: Cointelegraph | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga Ethereum (ETH) melemah sekitar 2,85% ke kisaran US$2.920 pada Kamis (29/1/2026), menyusul keputusan Federal Reserve (The Fed) yang menahan suku bunga pada rapat kebijakan pertamanya tahun ini.

Sentimen pasar juga dibayangi meningkatnya ketegangan geopolitik terkait Iran, yang mendorong pelaku pasar beralih ke aset yang lebih aman (risk-off).

Penurunan terbaru ini menempatkan Ether ke dalam fase breakdown dari pola teknikal symmetrical triangle yang sebelumnya terbentuk pada grafik harga.

ETH Tembus Support Pola Triangle

Pada pekan lalu, ETH tercatat turun menembus garis tren bawah (lower trendline) dari pola tersebut. Setelah itu, harga sempat memantul untuk menguji kembali area yang sebelumnya menjadi support. Namun, pengujian ulang (retest) ini gagal, dan harga tetap tertahan di bawah garis tren hingga pekan ini.

Baca Juga: Gedung Putih Akan Temui Bank dan Perusahaan Kripto untuk Cari Titik Temu RUU Kripto

Dalam analisis teknikal, kondisi ketika harga menembus support lalu memantul dan ditolak di level yang sama sering kali menjadi sinyal bahwa area tersebut telah berubah fungsi menjadi resistance. Sinyal ini umumnya meningkatkan probabilitas penurunan harga lanjutan.

Jika skenario breakdown ini berlanjut, harga ETH berpotensi turun menuju target terukur (measured move) di sekitar US$2.250, atau terkoreksi sekitar 25%, yang diperkirakan bisa terjadi pada pertengahan Februari.

Bisakah Bulls Ethereum Menghindari Koreksi Tajam?

Skenario bearish ini dapat gugur apabila ETH mampu merebut kembali garis tren bawah pola triangle dan mengubahnya kembali menjadi support.

Untuk membalikkan sentimen, pembeli (bulls) perlu mendorong harga menembus dua level penting, yaitu:

  • 200-3D EMA di sekitar US$3.065 (garis biru)

  • 50-3D EMA (garis merah), yang sejak November 2025 selalu menjadi penghalang kenaikan harga di atas US$3.000

Jika ETH mampu menembus dan bertahan di atas kedua level ini, maka breakdown yang terjadi bisa dikategorikan sebagai sinyal palsu (false breakdown).

Baca Juga: Thailand Bidik Gray Money, Perketat Pengawasan Emas dan Kripto dalam Satu Kerangka

Pola ini mencerminkan kejadian serupa pada tahun 2024, ketika ETH sempat mengalami breakdown dari struktur teknikal yang mirip sebelum akhirnya berbalik naik setelah kembali menembus rata-rata pergerakan kunci (key moving averages).

Prospek Jangka Panjang Tetap Bullish

Meski tekanan jangka pendek meningkat, sejumlah analis tetap mempertahankan pandangan bullish terhadap Ethereum dalam jangka panjang.

Analis kripto Annie, misalnya, memproyeksikan harga ETH bisa mencapai US$10.000 pada 2026, didorong oleh pola akumulasi bullish berdasarkan model Wyckoff.

Sementara itu, Standard Chartered juga memperkirakan harga Ethereum berpotensi menyentuh US$7.500 dalam periode yang sama.

Dengan demikian, pergerakan harga ETH dalam beberapa pekan ke depan akan menjadi krusial untuk menentukan apakah Ethereum memasuki fase koreksi lebih dalam, atau justru bersiap membangun fondasi untuk reli berikutnya.

Selanjutnya: Dorong Permintaan Domestik, China Merilis Rencana Kerja untuk Mengerek Konsumsi Jasa

Menarik Dibaca: GENTLY Baby Hadirkan Multipurpose Balm untuk Bantu Atasi Masalah Kulit Anak




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×