kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.045.000   -77.000   -2,47%
  • USD/IDR 16.930   28,00   0,17%
  • IDX 7.682   -257,74   -3,25%
  • KOMPAS100 1.072   -38,77   -3,49%
  • LQ45 781   -25,01   -3,10%
  • ISSI 273   -10,05   -3,55%
  • IDX30 415   -11,79   -2,76%
  • IDXHIDIV20 508   -11,15   -2,15%
  • IDX80 120   -4,22   -3,39%
  • IDXV30 138   -3,41   -2,42%
  • IDXQ30 134   -3,42   -2,49%

Ferrari Masih Akan Perbesar Porsi Kendaraan Bermesin Bensin


Kamis, 09 Oktober 2025 / 22:07 WIB
Ferrari Masih Akan Perbesar Porsi Kendaraan Bermesin Bensin
ILUSTRASI. Ferrari unveils its new icona-series model in Italy, in this undated handout picture obtained on November 20, 2021. Ferrari Press Office/Handout via REUTERS 


Sumber: Reuters | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - MARANELLO. Ferrari memastikan mobil dengan mesin bensin dan hybrid akan tetap menjadi inti dari jajaran produknya dalam beberapa tahun mendatang. Sementara kendaraan listrik penuh (EV) hanya menyumbang 20% dari total pada 2030. 

Perusahaan ini pada Kamis (9/10) mempresentasikan cetak biru teknologi mobil listrik pertamanya, Ferrari Elettrica. Tapi, Ferrari mengadopsi pendekatan yang lebih hati-hati di segmen kendaraan listrik, sambil melihat kondisi pasar, kebutuhan pelanggan, dan evolusi. 

Ferrari menargetkan, di 2030, 40% mobil yang dijual adalah model dengan mesin pembakaran dalam (ICE), 40% hybrid, dan 20% kendaraan listrik penuh. Ini berbeda dari rencana sebelumnya di 2022, yang menargetkan 40% EV, 40% hybrid, dan 20% ICE.

Ferrari, dikutip Reuters, menyatakan akan meluncurkan rata-rata empat model baru per tahun antara 2026 hingga 2030. Tujuannya, mempertahankan minat pelanggan kaya dan memperluas basis pelanggannya.
 


Tag


TERBARU
Kontan Academy
AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026 Mastering Strategic Management for Sustainability

[X]
×