kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.858   36,00   0,20%
  • IDX 6.117   -60,45   -0,98%
  • KOMPAS100 795   -13,93   -1,72%
  • LQ45 599   -10,20   -1,67%
  • ISSI 213   0,20   0,09%
  • IDX30 339   -6,02   -1,75%
  • IDXHIDIV20 415   -6,04   -1,43%
  • IDX80 90   -1,62   -1,76%
  • IDXV30 112   -1,00   -0,89%
  • IDXQ30 108   -1,93   -1,75%

Filipina Tuduh Kapal Milik China Melakukan Tindakan Berbahaya di Laut China Selatan


Sabtu, 17 Februari 2024 / 20:00 WIB
ILUSTRASI. Sebuah kapal berbendera Filipina dihadang oleh kapal Penjaga Pantai Tiongkok. Penjaga Pantai China/Handout melalui REUTERS


Sumber: Channelnewsasia.com | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - MANILA. Filipina menuduh kapal penjaga pantai China melakukan manuver yang berbahaya setelah mereka berulang kali memblokir kapal Filipina yang mengirimkan pasokan kepada nelayan di lepas pantai negara Asia Tenggara tersebut.

Insiden tersebut terjadi di dekat Scarborough Shoal yang dikuasai China pada hari Kamis dan Jumat pekan ini, beberapa hari setelah Penjaga Pantai Filipina melontarkan tuduhan serupa terhadap kapal China di wilayah yang sama.

Scarborough Shoal yang merupakan rangkaian karang dan bebatuan berbentuk segitiga di Laut Cina Selatan yang disengketakan telah menjadi titik konflik antara kedua negara sejak China merebutnya dari Filipina pada tahun 2012.

Sejak itu, Beijing telah mengerahkan kapal patroli yang menurut Manila mengganggu kapal-kapal Filipina dan mencegah nelayan Filipina mencapai laguna yang memiliki banyak ikan.

Baca Juga: Jalani Hukuman Singkat, Mantan PM Thailand Thaksin Shinawatra Segera Bebas

Dalam insiden terbaru, sebuah kapal angkatan laut, kapal Penjaga Pantai, dan kapal China lainnya membayangi sebuah kapal Filipina milik Biro Perikanan dan Sumber Daya Perairan yang membawa makanan dan bahan bakar untuk para nelayan Filipina, sehingga memungkinkan mereka menghabiskan lebih banyak waktu di laut dan mengejar tangkapan yang lebih besar.

Dalam empat kesempatan, kapal penjaga pantai China sempat memblokir kapal Datu Tamblot milik Filipina dengan melintasi haluan dan berhenti di jalurnya saat mendekati perairan dangkal.

“Tidak diperbolehkan bagi kapal mana pun untuk melintasi haluan kapal lain karena sangat berbahaya,” kata Komodor Penjaga Pantai Filipina Jay Tarriela pada konferensi pers di Manila.

Tarriela, juru bicara penjaga pantai untuk Laut Filipina Barat, mengatakan tindakan seperti itu dapat menyebabkan tabrakan.




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×