kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45770,67   6,06   0.79%
  • EMAS888.000 0,11%
  • RD.SAHAM -0.17%
  • RD.CAMPURAN -0.05%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.12%

Galang kekuatan, Mahathir Mohamad akan bentuk pemerintahan persatuan nasional


Selasa, 25 Februari 2020 / 18:16 WIB
Galang kekuatan, Mahathir Mohamad akan bentuk pemerintahan persatuan nasional
ILUSTRASI. Mahathir Mohamad sedang berusaha membentuk pemerintah persatuan nasional di bawah otoritas pribadinya.

Sumber: Reuters | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - KUALA LUMPUR. Posisi Mahathir Mohamad naga-naganya di atas angin. Usai mundur jadi Perdana Menteri Malaysia, Mahathir kini sedang menyusun kekuatan baru untuk bisa menjadi Perdana Menteri Malaysia lagi.

Reuters mengutip sejumlah sumber melaporkan, Mahathir sedang berusaha membentuk pemerintah persatuan nasional di bawah otoritas pribadinya dengan menyatukan partai-partai yang sebelumnya jadi lawan politik.

Baca Juga: Mahathir memperkuat cengkeramannya di tengah kekacauan politik Malaysia

Mahathir, pemimpin pemerintahan tertua di dunia yang kini berusia 94 tahun, mengundurkan diri pada Senin (24/2). Namun, Raja Malaysia segera mengangkatnya menjadi perdana menteri sementara, yang memungkinkannya mempertahankan otoritas pemimpin permanen.

Langkah ini secara efektif menghancurkan koalisi pemerintah yang rapuh yang telah dibentuk Mahathir dengan saingan lama Anwar Ibrahim, 72 tahun , untuk memenangkan pemilihan 2018 pada platform anti-korupsi.

Pengunduran diri Mahathir tampaknya juga untuk membatalkan janji Mahathir yang akan menyerahkan kekuasaan kepada Anwar.

Mahathir mengusulkan gagasan koalisi besar pada pertemuan Selasa (25/2), dengan para pemimpin partai-partai politik besar, termasuk Anwar dan orang-orang yang dikalahkannya dalam pemilihan. Demkkian menurut empat sumber Reuters yang tahu tentang masalah tersebut.

"Tampaknya Mahathir siap untuk membentuk pemerintahan. Tidak akan ada entitas politik apa pun. Kami mungkin pemerintah tanpa partai," kata salah satu sumber.

Sumber tersebut menolak untuk diidentifikasi karena mereka tidak berwenang berbicara kepada media.

Kantor Mahathir tidak memberikan komentar langsung tentang rencana tersebut.

"Dia adalah orang yang paling mungkin menjadi perdana menteri berikutnya," kata anggota parlemen dari Partai Aksi Demokrat Ong Kian Ming.

Baca Juga: Pilih perdana menteri baru, Raja Malaysia wawancara semua anggota parlemen

Para pihak di seluruh dewan atau parlemen Malaysia mengatakan bahwa mereka akan mendukung kembalinya Mahathir sebagai perdana menteri penuh waktu, dengan Anwar satu-satunya dari partai besar yang tidak menawarkan dukungan publik.

Pengangkatan kembali dapat memberi Mahathir wewenang lebih besar daripada selama masa jabatan sebelumnya sebagai perdana menteri dari tahun 1981 hingga pensiun pada tahun 2003, di mana ia mampu mengubah Malaysia dari negeri pertanian terpencil menjadi negara industri.

Baca Juga: Raja Malaysia tunjuk Mahathir jadi perdana menteri sementara Malaysia

"Dia memiliki kebebasan total untuk memutuskan sesukanya," kata Ibrahim Suffian, Direktur Pusat Survei Merdeka Center.

Dua sumber lain mengatakan, pengunduran diri Mahathir berarti janji pra-pemilihan untuk menyerahkan kekuasaan kepada Anwar tidak lagi berlaku.

Mantan dokter medis itu kembali sebagai Perdana Menteri Malaysia setelah kekalahan Najib Razak pada pemilihan 2018.

Konstitusi Malaysia menyatakan bahwa setiap anggota parlemen yang dapat memerintah mayoritas di parlemen dapat mengajukan tuntutan untuk membentuk pemerintahan, yang kemudian harus disetujui oleh Raja Malaysia.

Istana mengatakan Raja Malaysia akan melakukan wawancara individu dengan semua 222 anggota majelis rendah parlemen terpilih pada Selasa dan Rabu, untuk menilai siapa yang kemungkinan akan menjadi perdana menteri.

Anggota parlemen yang meninggalkan istana mengatakan mereka diberikan formulir untuk menunjukkan pilihan mereka sebagai perdana menteri, atau apakah mereka lebih suka parlemen dibubarkan.

Baca Juga: Mahathir mundur dari kursi perdana menteri, Raja Malaysia menerima

Krisis politik datang pada saat perekonomian Malaysia memburuk, setelah pertumbuhan ekonomi jatuh ke level terendah satu dekade pada kuartal terakhir tahun lalu.

Indeks bursa saham Malaysia rebound pada Selasa (25/2) dari level terendah selama delapan tahun pada hari sebelumnya.

Baca Juga: Anwar Ibrahim: Mahathir tidak terlibat dalam upaya perebutan kekuasaan

Sementara mata uang ringgit juga menguat atas dolar AS setelah mencapai level terendah dalam hampir enam bulan.

Mahathir dan Anwar membentuk koalisi Pakatan Harapan untuk mengalahkan Organisasi Nasional Melayu Bersatu dan aliansi Barisan Nasional pada tahun 2018.

Anwar telah menjadi wakil Mahathir sebelum yang Mahathir menangkap dan memenjarakannya pada akhir 1990-an karena sodomi dan korupsi, tuduhan yang disebut Anwar dan pendukungnya ditujukan untuk mengakhiri karir politiknya.

Baca Juga: Pasar keuangan goyah, Bank Negara Malaysia terus pantau kondisi pasar



TERBARU

[X]
×