kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |

Gara-gara Brexit, produsen baja terbesar kedua di Inggris terancam bangkrut


Kamis, 23 Mei 2019 / 10:35 WIB

Gara-gara Brexit, produsen baja terbesar kedua di Inggris terancam bangkrut


KONTAN.CO.ID - LONDON. British Steel, produsen baja terbesar kedua di Inggris mengalami kebangkrutan. Hal ini membuat sekitar 5.000 pekerjaan langsung, dan 20.000 pekerja dari perusahaan pemasok terancam di-PHK.

Diberitakan CNN, perusahaan tersebut saat ini mencari talangan dari pemerintah, tetapi sayangnya upaya tersebut berakhir tanpa kesepakatan. British Steel sebelumnya juga telah diberikan pinjaman oleh pemerintah sebesar £ 120 juta pada tahun lalu. 


British Steel dilaporkan kembali mencari pinjaman dari pemerintah sebesar £ 75 juta atau setara US$ 95 juta untuk menutupi kerugian yang diderita karena hilangnya pesanan dari pasar Eropa akibat ketidakpastian Brexit.

UK Steel, asosiasi perdagangan dan industri baja Inggris dalam sebuah pernyataannya menyebut ketidakmampuan untuk menjelaskan hubungan perdagangan Inggris dengan pasar Eropa dalam waktu lima bulan telah menjadi mimpi buruk bagi industri.

Pemerintah Inggris mengatakan pihaknya telah menunjuk Ernst & Younf EY untuk mencoba menemukan pemilik baru untuk perusahaan tersebut. British Steel akan terus beroperasi dan para pekerjanya akan dibayar sementara pencarian pemilik baru terus dilakukan. 

"Kegagalan untuk menemukan pembeli akan menghancurkan banyak bidang yang sangat bergantung pada industri ini," kata Hannah Essex, direktur eksekutif British Chambers of Commerce.

Sementara itu serikat buruh Inggris mengatakan pemerintah seharusnya mempertimbangkan semua opsi, termasuk melakukan nasionalisasi untuk menyelamatkan perusahaan. "Tapi mereka tidak peduli untuk menyelamatkan orang-orang dan komunitas pekerja keras," kata Tim Roache, sekretaris jenderal serikat pekerja.


Sumber : CNN
Editor: Tendi

Video Pilihan


Close [X]
×