kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Gara-gara corona, resesi Singapura diprediksi semakin dekat


Kamis, 26 Maret 2020 / 10:52 WIB
Gara-gara corona, resesi Singapura diprediksi semakin dekat
ILUSTRASI. Warga mengenakan masker di Singapura. Resesi makin mengancam akibat corona, otoritas Singapura diyakini siapkan stimulus besar-besaran. REUTERS/Edgar Su

Sumber: Reuters | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - SINGAPURA. Ekonomi Singapura diprediksi akan mengalami kontraksi terbesar dalam satu dekade terakhir pada kuartal pertama tahun ini.  Kondisi ini terjadi ketika pandemi virus corona mendorong negara ini untuk memangkas perkiraan PDB setahun penuh dan proyeksi resesi yang mendalam.

Dilansir dari Reuters, data suram terbaru kemungkinan akan memperkuat kekhawatiran bahwa aktivitas global akan berkontraksi tajam pada paruh pertama tahun ini. 

Baca Juga: Salah minum klorokuin untuk cegah corona, pria di AS ini malah meregang nyawa

Sementara Singapura adalah salah satu negara dengan perekonomian paling terbuka di dunia dan salah satu yang pertama melaporkan data pertumbuhan sejak virus menyebar dari China pada awal tahun.

Kementerian Perdagangan dan Industri Singapura memprediksi pertumbuhan ekonomi dari pusat keuangan dan perdagangan di Asia ini akan menyusut 2,2% pada kuartal pertama secara tahunan.

Bila terjadi, hal ini akan menandai penurunan terbesar sejak krisis keuangan 2009 dan berada di bawah ekspektasi ekonom untuk penurunan sebesar 1,5%. 

Secara triwulanan, produk domestik bruto (PDB) Singapura anjlok 10,6% alias jadi yang terendah sejak 2010 dan jauh di bawah ekspektasi untuk penurunan sedalam 6,3%.

Baca Juga: Terus bertambah, total WNI positif corona di Singapura jadi 25 orang

Data ini mendorong kementerian perdagangan untuk memotong kisaran perkiraan PDB 2020 antara -4% hingga -1%, dari kisaran sebelumnya yang masih -0,5% hingga 1,5%.

"Wabah corona telah meningkat, dan menyebabkan kemunduran yang signifikan dalam situasi ekonomi baik secara eksternal maupun domestik," kata Kementerian Perdagangan Singapura.

Hanya beberapa minggu setelah mengumumkan skema multi-miliar dolar untuk mengimbangi dampak wabah corona terhadap laju bisnis dan rumah tangga dalam anggaran tahunannya, Kementerian Keuangan Singapura akan mengumumkan lebih banyak paket bantuan pada hari Kamis ini.

Otoritas Moneter Singapura (MAS), sementara itu, telah memajukan pernyataan kebijakan moneter setengah tahunan menjadi Senin, 30 Maret. Dan banyak ekonom mengharapkan adanya pelonggaran drastis yang tidak terlihat sejak krisis keuangan dulu.

Baca Juga: Ini periode saat pasien corona paling menulari virus ke orang lain

"Tingkat dari dua bulan pertama sudah memberitahu Anda seberapa buruk itu akan terjadi," kata Selena Ling, kepala penelitian dan strategi keuangan di OCBC Bank.

"Kemungkinannya adalah mereka akan mengeluarkan bazoka yang sangat besar siang ini, dan pada Senin depan, MAS juga akan melakukan apa yang perlu dilakukan" katanya.





Close [X]
×