kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Gawat, China kekurangan pasokan alat medis untuk menanggulangi virus corona


Selasa, 28 Januari 2020 / 15:25 WIB
ILUSTRASI. Perawatan pasen virus corona di Wuhan, China (15/1/2020). THE CENTRAL HOSPITAL OF WUHAN VIA WEIBO /via REUTERS THIS IMAGE HAS BEEN SUPPLIED BY A THIRD PARTY. MANDATORY CREDIT. NO RESALES. NO ARCHIVES. MUST ON SCREEN COURTESY 'THE CENTRAL HOSPITAL OF WUHAN


Sumber: South China Morning Post | Editor: Tendi Mahadi

Jiao mengatakan China mengirim sekitar 6.000 tenaga medis ke Hubei, dengan lebih dari 4.000 di antaranya sudah ada di sana dan 1.800 lainnya dijadwalkan tiba Selasa malam untuk bekerja di Wuhan dan tujuh kota lainnya di provinsi itu. 

Di Wuhan, lebih dari 10.000 tempat tidur rumah sakit telah tersedia untuk mengakomodasi meningkatnya jumlah pasien. 

Baca Juga: Virus corona makin mencemaskan, China tunda jadwal masuk sekolah

Tetapi Jiao mengakui bahwa beberapa personel tambahan tidak dapat dikerahkan secara efektif, karena kurangnya pasokan medis seperti pakaian pelindung.

"Kekurangan pakaian pelindung adalah masalah yang paling umum dan beberapa tenaga medis kami belum bisa pergi ke garis depan karena hal itu," katanya seperti dikutip South China Morning Post.




TERBARU

[X]
×