CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Gelar pertemuan di Shanghai, negosiasi perang dagang AS-China minim sorotan


Selasa, 30 Juli 2019 / 14:37 WIB


Sumber: South China Morning Post | Editor: Tendi Mahadi

Sebuah laporan yang diterbitkan oleh Xinhua News Agency pada hari Selasa mengatakan bahwa delegasi perdagangan AS harus belajar dari kunjungan mantan Presiden AS Richard Nixon di Shanghai pada tahun 1972.

Ketika itu Nixon menandatangani Komunike Shanghai dengan harapan tulus untuk menormalkan hubungan bilateral dengan Beijing.

"Hari ini sekali lagi di kota metropolitan Shanghai, negosiator AS perlu menunjukkan ketulusan yang sama dan, yang lebih penting, harapan yang wajar dalam perundingan perdagangan untuk menormalkan hubungan perdagangan bilateral," tulis Xinhua.

Baca Juga: Hong Kong semakin memanas, demonstran kini duduki layanan kereta api

Sebelumnya China telah berusaha mempersempit ruang lingkup pembicaraan pada minggu ini untuk fokus pada masalah perdagangan secara langsung sambil mengesampingkan masalah struktural jangka panjang.

Diharapkan bahwa impor China untuk produk pertanian Amerika akan menjadi agenda, sementara Beijing akan mendorong agar AS menghapus tarif dan embargo pada perusahaan China.

Arthur Kroeber, kepala penelitian di perusahaan konsultan ekonomi Gavekal Dragonomics, berpendapat bahwa relevansi dari pembicaraan perdagangan telah berkurang.

Baca Juga: Trump desak The Fed melakukan lebih daripada sekedar pemotongan suku bunga rendah

"Apakah AS dan China bisa mencapai kesepakatan perdagangan? dan jika ya makan kapan waktunya? Hal tersebut kini menjadi pertanyaan yang kurang menarik," kata Kroebe. 

“Jika ada kesepakatan, hal tersebut tidak akan mengembalikan hubungan perdagangan dan investasi AS-China ke semangat yang sama seperti sebelumnya. Tapi jika tidak ada kesepakatan, tidak mungkin hal itu berarti akan ada perang tarif yang lebih tinggi," ungkapnya.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×