kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Gelas merah Starbucks picu kontroversi di medsos


Rabu, 11 November 2015 / 13:11 WIB
Gelas merah Starbucks picu kontroversi di medsos


Sumber: CNBC | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

NEW YORK. Bagi Starbucks, peluncuran gelas merah tahunan berarti menandakan semakin dekatnya liburan musim dingin. Tapi kali ini, peluncuran gelas merah mereka memicu kontroversi.

Sejak muncul pertama kali di 1997, gelas yang biasa menjadi ikon Natal biasanya menampilkan desain sederhana musim dingin. Misalnya saja gambar salju yang minimalis, snowman yang tengah mengedipkan mata, atau ornamen dekoratif lainnya. Setiap tahun, desain yang ditampilkan selalu berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

Nah, gelas merah tahun ini didesain sangat sederhana: berwarna dasar merah dan cranberry berwarna gelap.

Sejumlah pengguna Twitter memuji desain yang minimalis tersebut. Namun, ada juga yang menganggap gelas merah tersebut merupakan "perang terhadap Natal".

Bahkan Donald Trump ikut-ikutan berkomentar mengenai gelas merah Natal Starbucks.

"Tak ada lagi "Selamat Natal di Starbucks. Tak ada lagi. Mungkin kita harus memboikot Starbucks. Saya tidak tahu. Seriusan. Saya tidak peduli. Omong-omong: Itu akhir dari yang tersisa. Siapa yang peduli? Siapa yang peduli?" kata Trump.

Kendati demikian, Starbucks berpendapat, gelas liburan mereka kali ini ditujukan sebagai kanvas kosong bagi pelanggannya untuk menciptakan cerita mereka sendiri. Hal ini terinspirasi oleh desain yang digambar pelanggan pada gelas putih mereka selama beberapa waktu terakhir.

"Di masa lalu, kami bercerita dengan desain gelas liburan kami. Tahun ini, kami ingin menyambut liburan dengan desain murni yang menerima seluruh cerita kami," kata Jeffery Fields, Starbucks Vice Presicent of Design & Content.




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×