kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Gempa bisa membuat perekonomian Jepang semakin terpuruk


Rabu, 16 Maret 2011 / 14:06 WIB
ILUSTRASI. Pemerintah kembali mengeluarkan paket kebijakan stimulus ekonomi.. ANTARA FOTO/Maulana Surya/foc/17.


Reporter: , | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

TOKYO. Kegagalan Jepang dalam mengatasi penyebaran zat radioaktif akibat ledakan nuklir serta guncangan yang terjadi di pasar saham beresiko mengancam perekonomian Jepang.

Memburuknya outlook kinerja Jepang diamini oleh sejumlah analis. Kemarin, Bank of America-Merrill Lynch kembali memangkas prediksi Produk Domestik Bruto (PDB) Jepang yang sudah tergerus pada kuartal lalu. Sepertinya, langkah serupa juga bakal diambil oleh JPMorgan Chase & Co.

"Kerusakan yang terjadi akibat gempa lebih besar dari yang kita prediksikan. Jika pasar saham terus bergerak volatile dan tingkat produksi perusahaan melorot, maka kondisi itu akan membawa perekonomian Jepang berada dalam taraf yang mengkhawatirkan," jelas Masaaki Kanno, chief Japan economist JPMorgan di Tokyo.

Sejumlah pihak meramal, penurunan harga saham bakal membuat negatif neraca perdagangan perusahaan dan perbankan. Sebab, tahun keuangan fiskal akan segera berakhir pada 31 Maret mendatang. Kendati begitu, adanya pembelian aset oleh pemerintah Jepang serta diluncurkannya paket stimulus ke sistem finansial, dapat meminimalisir kerugian yang ada.

"Dengan mempertimbangkan kondisi darurat yang ada di Jepang saat ini, bank sentral harus melakukan sesuatu yang lebih besar lagi. Ada kemungkinan, Bank of Japan akan menggelar pertemuan direksi untuk menambah stimulus moneter lebih banyak sebelum akhir bulan ini," jelas naomi Hasegawa, senior fixed-income strategist Mitsubishu UFJ Morgan Stanley Securities Co.

Dalam dua hari kemarin, indeks Nikkei 225 Stock Average terjun bebas hingga 16% yang merupakan penurunan terbesar sejak 1987. Kendati begitu, hingga berita ini diturunkan pukul 13.46, indeks Nikkei berhasil rebound dengan kenaikan 5,68% menjadi Rp 9.093,72.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×