kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Gempa, ribuan warga Italia jadi pengungsi


Senin, 21 Mei 2012 / 12:53 WIB
ILUSTRASI. Penjualan mobil seken diklaim justru mulai mengalami tren positif pada awal tahun ini. KONTAN/Carolus Agus Waluyo/31/03/2021.


Reporter: Dyah Megasari, BBC |

BOLOGNA. Ribuan warga Italia terpaksa menjadi pengungsi. Mereka meninggalkan rumah ke tempat yang dianggap lebih aman menyusul gempa dahsyat di Italia bagian utara yang terjadi kemarin (20/5).

Lindu berkekuatan 6 skala richter menewaskan tujuh orang dan 50 orang dilaporkan terluka. Selain itu, gempa yang berpusat di sebelah utara kota Bologna itu juga mengakibatkan banyak bangunan bersejarah rusak parah.

Pemerintah Italia menyatakan, prioritas utama saat ini adalah menyediakan tempat mengungsi bagi sekitar 3.000 orang yang kehilangan tempat tinggal. Sebagian besar pengungsi benar-benar kehilangan rumah karena rata dengan tanah dan sebagian lainnya masih merasa takut untuk pulang karena masih terjadi gempa susulan.

"Situasi masih tegang. Warga masih takut tinggal di dalam rumah sehingga kami membuka kamp darurat bagi mereka hingga situasi cukup aman dan hingga gempa benar-benar berhenti," ujar Koordinator Badan Perlindungan Warga kota Finale Emilia, Diego Gottarelli.

Sebagian warga memang berharap pemerintah menyediakan tempat bernaung sementara, terutama warga lanjut usia.

"Tak masalah jika saya harus tidur di dalam mobil. Yang penting pemerintah menyediakan tempat pengungsian sehingga orang tua saya mendapat tempat bernaung," ujar seorang warga Finale Emilia.




TERBARU

[X]
×