kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -18.000   -0,67%
  • USD/IDR 17.973   81,00   0,45%
  • IDX 5.884   -217,45   -3,56%
  • KOMPAS100 764   -32,00   -4,02%
  • LQ45 578   -20,26   -3,39%
  • ISSI 203   -8,31   -3,92%
  • IDX30 327   -10,75   -3,18%
  • IDXHIDIV20 402   -10,48   -2,54%
  • IDX80 87   -3,59   -3,99%
  • IDXV30 109   -2,27   -2,04%
  • IDXQ30 105   -2,81   -2,60%

Goldman Sachs dan Credit Suisse pangkas proyeksi perekonomian AS


Senin, 22 Agustus 2011 / 17:38 WIB
ILUSTRASI. Harga mobil bekas Honda City tahun segini murah banget, mulai Rp 60 juta saja


Reporter: Dyah Megasari, Bloomberg |

LONDON. Goldman Sachs Group Inc menurunkan perkiraan pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat (AS) sepanjang 2011 ini. AS sebagai perekonomian terbesar di dunia dinilai kehilangan momentum untuk memulihkan kondisi ekonomi dari krisis keuangan.

Tahun ini, perekonomian AS hanya akan tumbuh 1,5%, angka ini lebih rendah dari perkiraan awal Goldman yaitu 1,7%. Goldman juga memperkirakan pada kuartal III ekonomi AS tumbuh 1% kemudian pada kuartal berikutnya tumbuh 1,5%. “Data-data yang dirilis menunjukkan pelemahan," ujar para ekonom Goldman.

Credit Suisse juga memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi AS pada kuartal tiga 2011 dari 3,3% menjadi 1,5%. Sedangkan pada kuartal terakhir dipangkas menjadi 2,2% dari 3,1%. Lembaga keuangan asal Swiss ini juga memangkas proyeksi pertumbuhan global menjadi 3,9% dari perkiraan awal yaitu 4,1%.

Hal yang mempengaruhi keputusan dua lembaga ini adalah hasil survei The Federal Reserve di Philadelphia dan New York yang menyatakan, sektor manufaktur menunjukkan kontraksi.

Keputusan dua lembaga dunia ini datang menjelang Ketua The Fed, Ben S Bernanke menyiapkan pidato simposium tahunan bank di Jackson Hole pekan ini. Sebelumnya, Fed terlihat pesimis dan meminta pasar tak terlalu banyak berharap pada pertumbuhan ekonomi Amerika.




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×