Sumber: Telegraph | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
Presiden Prancis Emmanuel Macron menggelar rapat darurat kabinet pertahanan di Paris pada Kamis untuk membahas situasi tersebut.
“Personel militer Prancis pertama sudah dalam perjalanan. Yang lain akan menyusul,” tulis Macron di platform X.
Kementerian Pertahanan Jerman menyatakan pengiriman tim pengintai Bundeswehr beranggotakan 13 orang ke Nuuk dilakukan atas undangan Denmark.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Inggris Yvette Cooper berjanji akan meningkatkan keamanan Arktik saat melakukan kunjungan ke kawasan Skandinavia.
“Keamanan Arktik adalah isu kemitraan transatlantik yang sangat penting bagi keamanan Inggris dan NATO,” ujarnya. “Dengan bersatu sebagai aliansi, kita bisa menghadapi ancaman yang terus berkembang ini.”
Rekaman video pada Rabu malam menunjukkan sebuah pesawat Angkatan Udara Denmark mendarat di Bandara Nuuk dan tentara berseragam militer turun dari pesawat. Militer Denmark akan mendukung persiapan rencana penguatan keamanan Arktik.
Menanggapi pengerahan pasukan Eropa ke Greenland, juru bicara Trump, Karoline Leavitt, mengatakan hal itu tidak akan memengaruhi keputusan Presiden AS.
Baca Juga: AS Untung Besar: Jual Minyak Venezuela 30% Lebih Mahal dari Maduro
“Saya rasa kehadiran pasukan Eropa tidak memengaruhi proses pengambilan keputusan presiden, dan juga tidak memengaruhi tujuannya untuk mengakuisisi Greenland,” ujarnya.
Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio dan Wakil Presiden JD Vance juga menggelar pembicaraan dengan menteri luar negeri Denmark dan Greenland pada hari yang sama dengan pengumuman pengerahan pasukan.
Setelah pertemuan tersebut, Menteri Luar Negeri Denmark Lars Lokke Rasmussen menegaskan bahwa pengambilalihan Greenland oleh AS “sama sekali tidak diperlukan”.
“Kami tidak berhasil mengubah posisi Amerika. Jelas presiden memiliki keinginan untuk menguasai Greenland,” katanya kepada wartawan.
Baca Juga: AS dan Taiwan Capai Kesepakatan Perdagangan, Fokus pada Semikonduktor
“Kami masih memiliki perbedaan mendasar, tetapi kami sepakat untuk berbeda pendapat.”
Ia juga menegaskan, “Tidak benar jika dikatakan bahwa ada kapal perang China di mana-mana.”












![[Intensive Workshop] Foreign Exchange & Hedging Strategies](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_17122515210200.jpg)
