kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.638.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.766   5,00   0,03%
  • IDX 6.441   -21,27   -0,33%
  • KOMPAS100 842   -10,21   -1,20%
  • LQ45 640   -8,13   -1,25%
  • ISSI 225   0,94   0,42%
  • IDX30 356   -4,01   -1,11%
  • IDXHIDIV20 444   -5,92   -1,32%
  • IDX80 96   -1,24   -1,27%
  • IDXV30 122   -2,51   -2,02%
  • IDXQ30 115   -1,38   -1,19%

GSK memperkuat pasar farmasi di India


Senin, 16 Desember 2013 / 21:54 WIB
ILUSTRASI. Berikut beberapa hal yang dapat menandakan kucing peliharaan sedang sakit.


Sumber: Reuters | Editor: Sandy Baskoro

MUMBAI. GlaxoSmithKline Plc (GSK), perusahaan farmasi yang berbasis di Inggris, terus memperkuat ekspansi di luar negeri. Kabar terbaru, GSK berniat menambah porsi sahamnya menjadi 75%, dari sebelumnya 50,7% di salah satu anak usahanya di India, GlaxoSmithKline Pharmaceutical Ltd.

Dalam transaksi melalui penawaran terbuka ini, GSK bakal mengeluarkan dana senilai £ 629 juta atau US$ 1,02 miliar. Jadi, GSK akan membeli hingga 20,6 juta saham GlaxoSmithKline Pharmaceutical di harga Rs 3.100 per saham. Harga ini 26% di atas harga pasar pada penutupan Jumat (13/12) lalu.

Sejatinya, bukan kali ini saja GSK memperkuat bisnisnya di India. Pada Februari lalu, GSK mengerek porsi sahamnya di GlaxoSmithKline Consumer Healthcare Ltd menjadi 72,5% dari semula 43,2%. Nilai transaksinya mencapai US$ 901 juta.

Anak usaha GSK di India memproduksi obat untuk berbagai bidang termasuk pernapasan, kardiovaskuler, onkologi, anti-infeksi dan dermatologi.




TERBARU

[X]
×