kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.605.000   -35.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.983   12,00   0,07%
  • IDX 6.315   -19,16   -0,30%
  • KOMPAS100 830   -5,48   -0,66%
  • LQ45 627   -5,43   -0,86%
  • ISSI 218   0,30   0,14%
  • IDX30 353   -3,74   -1,05%
  • IDXHIDIV20 435   -6,25   -1,42%
  • IDX80 95   -0,51   -0,53%
  • IDXV30 119   -0,20   -0,17%
  • IDXQ30 113   -1,54   -1,35%

Hamas tolak proposal Mesir dengan Israel


Minggu, 17 Agustus 2014 / 09:34 WIB
ILUSTRASI. Pekerja menyelesaikan pembuatan tenun sutra menggunakan alat tradisional di rumah produksi Sabilulungan Desa Cipondok, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Senin (24/6/2019). ANTARA FOTO/Adeng Bustomi/ama.


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

GAZA. Hamas menolak proposal Mesir yang mengajukan perdamaian jangka panjang dengan Israel. Saat ini, kedua belah pihak tengah bersiap untuk berunding kembali karena gencatan senjata akan habis masa berlakunya esok hari (18/8).

Koran harian Mesir al-Shorouk melaporkan bahwa ada 11 poin yang menjadi fokus pada proposal perdamaian tersebut. Beberapa di antaranya yakni pembukaan kembali perbatasan wilayah kedua negara, koordinasi dengan otoritas Palestina Tepi Barat untuk membangun Jalur Gaza, pelebaran zona pemancingan Gaza, dan komitmen Palestina untuk menunda terowongan menuju Israel.

"Proposal Mesir untuk kesepakatan gencatan jangka panjang dengan Israel ditolak. Apa yang dipresentasikan dari pihak Palestina, hingga momen terakhir sebelum kami meninggalkan Kairo, tidak diterima dan tidak akan pernah diterima," jelas anggota tim negosiasi Palestina al-Reshef.

Hamas meminta agar Israel membuka pelabuhan laut dan wilayah udara di Gaza. Sementara, pihak Israel telah menegaskan isu tersebut bisa diputuskan jika kesepakatan final dengan Palestina tercapao dan tidak untuk didiskusikan saat ini.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×