kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Hampir 100 juta warga China terancam tak bisa masuk ke Amerika, Beijing: Konyol!


Sabtu, 18 Juli 2020 / 06:36 WIB
Hampir 100 juta warga China terancam tak bisa masuk ke Amerika, Beijing: Konyol!
ILUSTRASI. Bendera China, Amerika Serikat dan Partai Komunis China. Amerika Serikat menyiapkan sanksi baru bagi China. REUTERS/Aly Song


Sumber: South China Morning Post | Editor: Tendi Mahadi

Hua mengatakan, partai itu sangat melekat pada masyarakat China dan merupakan bagian integral dari kesuksesan bangsa Tiongkok.

“Kepemimpinan Partai Komunis adalah fitur dasar sosialisme dengan karakteristik Cina. Di bawah kepemimpinan Partai Komunis, rakyat China memenangkan kemerdekaan, kebebasan dan pembebasan,” katanya. 

Baca Juga: Dikepung militer Rusia, Ukraina undang NATO gelar latihan militer bersama

"Jalan sosialisme dengan karakteristik China tidak hanya membantu orang-orang China menyingkirkan kemiskinan, itu juga telah memberikan kontribusi besar bagi kemajuan umat manusia," tegasnya.

Pekan lalu, Departemen Luar Negeri AS mengumumkan akan memberlakukan larangan visa terhadap beberapa pejabat senior Partai Komunis China, termasuk anggota Politbiro, yang dianggap bertanggung jawab atas pelanggaran hak asasi manusia terhadap Muslim di wilayah otonomi Xinjiang Uygur. 

PBB memperkirakan lebih dari satu juta Muslim telah ditahan di kamp-kamp di sana untuk pendidikan ulang politik, tetapi Beijing mengklaim mereka adalah pusat pelatihan kejuruan yang bertujuan melawan ekstremisme agama.

Baca Juga: Urus visa, pejabat Taiwan di Hong Kong harus teken dukungan klaim China atas Taiwan




TERBARU

[X]
×