kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.858   36,00   0,20%
  • IDX 6.117   -60,45   -0,98%
  • KOMPAS100 795   -13,93   -1,72%
  • LQ45 599   -10,20   -1,67%
  • ISSI 213   0,20   0,09%
  • IDX30 339   -6,02   -1,75%
  • IDXHIDIV20 415   -6,04   -1,43%
  • IDX80 90   -1,62   -1,76%
  • IDXV30 112   -1,00   -0,89%
  • IDXQ30 108   -1,93   -1,75%

Harga Emas Naik di Pagi Ini (2/6), Ditopang Dolar Melemah & Ancaman Tarif Baru Trump


Senin, 02 Juni 2025 / 08:52 WIB
ILUSTRASI. Harga emas spot menguat 0,6% ke US$ 3.309,89 per ons troi di awal perdagangan sesi Asia hari ini 2 Juni 2025


Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - SYDNEY. Harga emas menguat di perdagangan sesi Asia karena Presiden AS Donald Trump mengancam akan menggandakan tarif pada baja dan aluminium impor. Dolar AS yang melemah juga mendukung emas batangan yang diperdagangkan dalam dolar AS. 

Senin (2/6) pukul 0830 WIB, harga emas spot menguat 0,6% ke US$ 3.309,89 per ons troi. Harga emas berjangka untuk kontrak pengiriman Agustus 2025 juga naik 0,6% menjadi US$ 3.333,3 per ons troi. 

Turun menopang harga emas datang ketika indeks dolar AS turun 0,1%, membuat emas batangan lebih murah bagi pembeli luar negeri. 

Namun, rencana Trump untuk menaikkan tarif pada baja dan aluminium impor menjadi 50% dari 25% kembali memanaskan perdagangan global. Rencana Trump itu mendorong Komisi Eropa untuk memperingatkan bahwa Eropa siap untuk membalas. 

Ketegangan geopolitik meningkat saat Ukraina dan Rusia meningkatkan perang dengan salah satu pertempuran pesawat nirawak terbesar dalam konflik mereka, sebuah jembatan jalan raya Rusia diledakkan di atas kereta penumpang dan serangan ambisius terhadap pembom berkemampuan nuklir jauh di Siberia. 

Baca Juga: Harga Emas Antam Melonjak Rp 17.000 Jadi Rp 1.905.000 Per Gram pada Hari Ini (2/6)

Emas dianggap sebagai aset safe haven selama ketidakpastian geopolitik dan ekonomi. 

Sementara itu, Trump dan Presiden China Xi Jinping diperkirakan akan segera berbicara untuk menyelesaikan masalah perdagangan termasuk perselisihan tentang mineral penting, menurut Menteri Keuangan Scott Bessent pada hari Minggu. 

Pada hari Jumat (30/5), indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi AS mengalami peningkatan tahunan sebesar 2,1% pada bulan April, dibandingkan dengan perkiraan 2,2%. 

Investor sekarang melihat pemotongan suku bunga 50 basis poin oleh Federal Reserve AS tahun ini, dimulai pada bulan Oktober. 

Gubernur The Fed Christopher Waller mengatakan bahwa pemotongan suku bunga tetap mungkin dilakukan akhir tahun ini bahkan ketika rezim tarif pemerintahan Trump kemungkinan akan mendorong tekanan harga untuk sementara waktu. 


Tag


TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×