Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - Harga emas naik untuk sesi ketiga berturut-turut pada Selasa (18/8/2026), didorong meredanya kekhawatiran investor terhadap potensi kenaikan suku bunga Amerika Serikat (AS) pada bulan depan.
Pasar kini menanti risalah pertemuan terbaru Federal Reserve (The Fed) untuk mendapatkan petunjuk mengenai arah kebijakan moneter bank sentral AS.
Baca Juga: Iran Ancam Serangan Baru, AS Tegaskan Tak Perpanjang Gencatan Senjata
Mengutip Reuters, harga emas spot naik 0,4% menjadi US$4.431,09 per ons troi pada pukul 00.37 GMT. Sementara itu, kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Desember menguat 0,3% menjadi US$4.487,70 per ons troi.
Pergerakan emas turut mendapat dukungan dari dolar AS yang masih melemah. Kondisi tersebut membuat emas yang dihargai dalam dolar menjadi lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya.
Mayoritas ekonom dalam jajak pendapat Reuters memperkirakan The Fed akan mempertahankan suku bunga acuannya pada pertemuan bulan depan dan hingga akhir tahun.
Ekspektasi pasar juga menunjukkan perubahan signifikan. Peluang The Fed mempertahankan suku bunga pada September kini mendekati 65%, setelah data menunjukkan perekonomian AS kehilangan lapangan kerja secara tak terduga pada Juli, inflasi konsumen lebih rendah dari perkiraan, serta penjualan ritel yang lebih lemah.
Baca Juga: Trump Sebut Kim Jong Un Merespons Upayanya untuk Buka Kembali Dialog
"Pasar akan mencermati risalah pertemuan kebijakan terbaru The Fed," yang dijadwalkan dirilis pada Rabu (19/8), untuk melihat indikasi lebih lanjut mengenai arah kebijakan suku bunga.
Emas secara umum cenderung mendapat keuntungan dari lingkungan suku bunga rendah. Pasalnya, penurunan suku bunga mengurangi biaya peluang memegang aset yang tidak memberikan imbal hasil seperti emas.
Di sisi lain, ketegangan geopolitik juga masih menjadi perhatian pasar. Seorang pejabat senior Iran mengatakan kepada Reuters bahwa Iran akan beralih ke posisi militer yang "sepenuhnya ofensif" setelah upaya negosiasi untuk mengakhiri perang dengan AS secara permanen mengalami kebuntuan.
Washington sebelumnya menyatakan tidak akan memperpanjang kesepakatan gencatan senjata sementara.
Sementara itu, harga logam mulia lainnya juga bergerak menguat. Harga perak spot naik 0,8% menjadi US$66,33 per ons troi. Platinum menguat 0,5% menjadi US$1.779,50 per ons troi, sedangkan paladium relatif stabil di US$1.332,50 per ons troi.
Baca Juga: Jersey Michael Jordan di Final NBA 1998 Dilelang, Harga Dibuka US$ 10 Juta












![[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_22072614202900.jpg)
