Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli
Dari sisi teknis, Indeks Kekuatan Relatif emas berada di atas 77, menandakan kondisi pasar yang kelebihan beli. Namun, momentum kenaikan harga tetap kuat, bertentangan dengan analisis standar mengenai posisi harga emas.
Sejumlah bank besar di Wall Street meningkatkan proyeksi harga emas, dengan Goldman Sachs memperkirakan harga dapat melampaui US$ 4.500 dalam 12 bulan ke depan jika kondisi pasar ekstrem berlanjut.
Analis TD Securities, Daniel Ghali, juga mencatat adanya peningkatan aktivitas pembelian emas oleh investor Tiongkok yang diperkirakan akan berlanjut di tengah ketidakpastian kebijakan perdagangan AS.
Baca Juga: Harga Emas Stabil ke Level US$ 2.723 Ons Troi di Pagi Ini (22/10)
Sementara itu, harga perak turun 1,7% menjadi US$ 33,53 per ons, platinum melemah 0,6% menjadi US$ 977,90, dan paladium naik tipis 0,2% menjadi US$ 973,68. Ketiga logam ini masih berada di jalur kenaikan bulanan.
Ghali menambahkan bahwa perak belum mampu mengikuti lonjakan harga emas, mencerminkan perbedaan dinamika antara kedua logam tersebut.