kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   20.000   0,76%
  • USD/IDR 18.090   -20,00   -0,11%
  • IDX 6.049   9,77   0,16%
  • KOMPAS100 791   2,77   0,35%
  • LQ45 601   2,07   0,35%
  • ISSI 210   -0,17   -0,08%
  • IDX30 340   0,79   0,23%
  • IDXHIDIV20 423   1,37   0,33%
  • IDX80 90   0,29   0,32%
  • IDXV30 116   0,14   0,12%
  • IDXQ30 109   0,29   0,26%

Harga komoditas tambang naik, surplus perdagangan Australia makin gemuk


Rabu, 03 Juli 2019 / 16:34 WIB


Sumber: Reuters | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - SYDNEY. Australia memperpanjang rekor surplus perdagangannya pada bulan Mei lalu karena tren kenaikan harga bijih besi yang merupakan andalan ekspor utama negara tersebut. Hal ini menjadi suplemen bagi pemerintah untuk mempercepat roda ekonomi dengan lebih banyak uang tunai yang didapat.

Seperti diberitakan Reuters, Australia sebenarnya tengah memperketat kebijakan finansial. Bank sentral Australia telah memotong suku bunga acuannya ke level terendah sepanjang sejarah yakni sebesar 1%.

Bank sentral juga telah berulang kali mendesak pemerintahan yang dipimpin Perdana Menteri Scott Morrison untuk mendorong pengeluaran guna menopang pertumbuhan ekonomi.

Dengan tren positif ini, pemerintah akan memiliki lebih banyak uang tunai berkat permintaan dan harga produk Australia yang makin kuat, terutama bijih besi dan batubara. Hal ini memungkinkan Morrison untuk mencatatkan surplus anggaran pertama dalam satu dekade.

Data perdagangan Australia menunjukkan surplus perdagangan membengkak menjadi A$ 5,75 miliar atau setara US$ 4 miliar pada Mei lalu karena nilai ekspor yang jauh melampaui impor.

"Harga komoditas yang lebih tinggi meningkatkan keuntungan pertambangan dan pada gilirannya juga mendorong pendapatan pajak, sehingga memberikan fleksibilitas pada pemerintah Federal terkait kebijakan fiskal," kata ekonom Westpac Andrew Hanlan.

Sebelumnya Gubernur Reserve Bank of Australia (RBA) Philip Lowe telah menyoroti pentingnya belanja infrastruktur untuk mendorong pertumbuhan lapangan kerja. Hal tersebut diperlukan karena kebijakan moneter saja tak cukup kuat untuk mewujudkan hal tersebut.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×