kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Harga minyak dunia melonjak, China naikkan harga bahan bakar sebesar 4,6%


Minggu, 20 Februari 2011 / 16:43 WIB
ILUSTRASI. Seorang warga mengabadikan fenomena cincin matahari yang melingkar di Kawasan Kota Meulaboh, Aceh Barat, Aceh, Selasa (12/3/2019).


Reporter: Barratut Taqiyyah, Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

SHANGHAI. Mulai hari ini, China menaikkan harga ritel bensin dan diesel untuk pertama kalinya tahun ini. National Development and Reform Commission China dalam situsnya mengatakan, harga bensin dan diesel masing-masing akan naik sebesar 350 yuan atau US$ 53 per ton atau sebesar 4,6%.

Kenaikan tersebut dilakukan menyusul kenaikan harga minyak dunia sebesar US$ 100 sebarel. Lonjakan minyak dunia terjadi seiring gejolak politik di Timur Tengah. Sekadar informasi saja, China terakhir kali menaikkan harga bensin dan diesel sebesar 14% pada 22 Desember.

"Sebenarnya, kenaikan tersebut belum cukup jika mengacu pada lonjakan harga minyak dunia. Dengan kenaikan ini, perusahaan minyak akan terhindar dari kerugian. China harus menaikkan lagi harganya," jelas Brynjar Eirik Bustnes, analis JPMorgan Chase & Co di Hongkong.

Catatan saja, kontrak harga minyak jenis Brent di ICE Futures Europe di London sudah melesat 9,5% sejak China menaikkan harga bahan bakar akhir tahun lalu.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×