kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.831.000   -26.000   -0,91%
  • USD/IDR 17.055   55,00   0,32%
  • IDX 6.989   -37,36   -0,53%
  • KOMPAS100 965   -5,89   -0,61%
  • LQ45 708   -6,82   -0,95%
  • ISSI 250   -1,40   -0,56%
  • IDX30 388   -0,50   -0,13%
  • IDXHIDIV20 481   -1,39   -0,29%
  • IDX80 109   -0,72   -0,66%
  • IDXV30 133   -0,62   -0,46%
  • IDXQ30 126   -0,40   -0,32%

Harga Minyak Dunia Menguat Tipis, Menunggu Hasil Gencatan Senjata AS-Iran


Senin, 06 April 2026 / 21:24 WIB
Harga Minyak Dunia Menguat Tipis, Menunggu Hasil Gencatan Senjata AS-Iran
ILUSTRASI. Harga minyak (REUTERS/Dado Ruvic)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Harga minyak menguat tipis pada perdagangan Senin (6/4/2026) di tengah pergerakan yang fluktuatif, seiring investor menunggu kejelasan pembicaraan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran serta waspada terhadap potensi gangguan pasokan akibat konflik di Selat Hormuz.

Melansir Reuters, minyak mentah Brent untuk kontrak pengiriman mendatang naik 0,1% ke level US$109,13 per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) meningkat 0,69% atau 77 sen menjadi US$112,31 per barel pada pukul 13:26 GMT.

Baca Juga: Penutupan Selat Hormuz Untungkan Iran hingga Saudi, Negara Lain Rugi Miliaran

Kenaikan hari ini relatif kecil dibandingkan lonjakan harga pada Kamis lalu, di mana WTI melonjak 11% dan Brent naik 8%, kenaikan terbesar sejak 2020.

AS dan Iran dikabarkan menerima kerangka rencana gencatan senjata, namun Iran menolak untuk segera membuka kembali Selat Hormuz setelah Presiden Donald Trump memperingatkan akan menghujani Teheran jika kesepakatan tidak tercapai pada Selasa.

Iran menegaskan telah menyusun posisi dan tuntutannya terkait proposal gencatan senjata yang disampaikan melalui mediator.

Selat Hormuz, jalur strategis untuk minyak dari Irak, Saudi Arabia, Qatar, Kuwait, dan Uni Emirat Arab, sebagian besar masih tertutup akibat serangan Iran terhadap kapal pengangkut sejak perang pecah pada 28 Februari.

Baca Juga: Serangan ke Fasilitas Energi Iran Berlanjut, Dua Kompleks Petrokimia Jadi Sasaran

Meski begitu, beberapa kapal seperti tanker yang dioperasikan Oman, kapal kontainer Prancis, dan kapal gas Jepang tetap bisa melewati selat tersebut, menandakan Iran memberikan izin untuk negara yang dianggap lebih bersahabat.

Gangguan pasokan dari Timur Tengah mendorong para pengolah minyak mencari sumber alternatif, khususnya untuk kargo fisik di AS dan Laut Utara Inggris.

Premi spot WTI melonjak ke level tertinggi sepanjang masa karena persaingan antara pengolah di Asia dan Eropa.

Di India, beberapa pengolah menunda pemeliharaan unit untuk memenuhi permintaan lokal.

Baca Juga: Bos JPMorgan Chase Peringatkan Perang Iran Picu Lonjakan Inflasi dan Suku Bunga

Sementara itu, OPEC+ sepakat menaikkan pasokan sebesar 206.000 barel per hari untuk Mei. Arab Saudi menetapkan harga jual resmi Arab Light ke Asia dengan premi rekor US$19,50 per barel di atas rata-rata Oman/Dubai, naik US$17 dari bulan sebelumnya.

Di sisi lain, pasokan Rusia sempat terganggu akibat serangan drone Ukraina di terminal ekspor Laut Baltik, namun pelabuhan Ust-Luga kembali memuat minyak sejak Sabtu lalu.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×